Negara Amerika Serikat memang punya daya pengaruh yang besar di dunia. Jika kamu ingin belajar di sana, kamu bisa mempertimbangkan beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat, yaitu Beasiswa Fulbright.

Salah satu kampus di Amerika, University of Notre Dame (Original pict by Thrillist)

Sejarah Beasiswa Fulbright

Beasiswa Fulbright dibentuk pada tanggal 1 Agustus 1946 oleh seorang senator dari Amerika bernama J. William Fulbright. Setelah perang dunia kedua pada tahun 1945, ia mengusulkan agar seluruh properti perang dikonversi menjadi dana pendidikan. Nah, dari dana itu dibuat program bernama Fulbright yang memfasilitasi orang dari negara lain untuk belajar di Amerika. Tidak hanya itu, Fulbright juga ditujukan untuk program pertukaran budaya agar tercipta perdamaian dan saling memahami antarbangsa.

Nah, dari tujuan itu kan sudah tahu apa tujuan dari Beasiswa Fulbright.

Program Fulbright dibagi dua, yaitu program gelar dan non-gelar. Kategori program gelar adalah program Master dan Doctor. Sedangkan program non-gelar (fellowship) jumlahnya ada sekitar 12 kategori program dan masing-masing program itu unik.

Program Badan Bahasa FLTA

Program Badan Bahasa Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) adalah kolaborasi antara American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) dan Badan Bahasa, di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Kategori beasiswa Fulbright ini merupakan program non-gelar yang ditujukan bagi guru atau dosen untuk mengajar bahasa Indonesia/menjadi asisten dosen. Program ini berlangsung selama 1 tahun akademik atau 9 bulan di salah satu kampus yang telah ditentukan.

Alasan memilih Beasiswa Fulbright?

“Karena Fulbright adalah Beasiswa paling prestige, terkenal dan komunitasnya paling besar di dunia. Sehingga seleksinya sangat ketat, tapi sangat bermanfaat menjadi bagian dari keluarga besar Fulbright. Sekali lulus maka Anda akan menjadi seorang Fulbrighter,” tutur kak Andi Muhamad Fitrah. Ia adalah salah satu awardee Fulbright-FLTA program tahun 2018.

Menurut kak Andi Fitrah, sampai saat ini Fulbright menjadi program pertukaran pendidikan yang terbesar dan terkenal di dunia sepanjang sejarah. Sebanyak kurang lebih 54 alumninya sudah memenangkan nobel price. Ia menjelaskan bahwa Fulbright Association memberikan penghargaan terhadap salah satu Kanselir Jerman, madam Angela Merkel, karena perannya di dunia international. Di Indonesia, salah satu alumninya ada Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan, tambahnya saat mengisi Schotalk#1 Sahabat Beasiswa Chapter Brebes.

Benefit Fulbright

  • Perjalanan internasional
  • Tuition and fees for university course work
  • Asuransi kecelakaan/kesehatan
  • Uang bulanan
  • Buku
  • Komputer
  • In-transit allowance
  • Professional activities.

Alur Beasiswa Fulbright-FLTA

Pendaftaran program FLTA dibuka mulai bulan Februari sampai tanggal 15 April. Untuk kategori program lainnya dan persyaratan masing-masing programnya, bisa dicek di web resmi AMINEF. Setelah itu akan diseleksi. Jika aplikasinya lolos akan diundang ke Jakarta untuk melakukan interview. Pada saat interview akan ada 3 orang panelis 1 orang dari Fulbright Amerika, 2 orang panelis sesuai bidangnya. Pengumuman akan diumumkan 3 minggu setelah interview. Selama proses seleksi, kandidat juga akan menerima Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) oleh Badan Bahasa.

Setelah dinyatakan lolos, tahap selanjutnya adalah tes Bahasa Inggris. Program FLTA ini tidak menggunakan GRE & GMAT. Tes bahasa Inggris yang dilakukan kak Andi sendiri adalah TOEFL iBT. Biaya test iBT dicover oleh AMINEF. Untuk skor minimal iBT yang harus dicapai adalah 80. Tes Bahasa Inggris pada tahap ini berbeda dengan tes yang dilakukan sebelum mendaftar Fulbright FLTA.

Next step, adalah tahap mendaftar kampus tujuan. Kita diminta untuk mendaftar online termasuk menulis essay. Pada saat itu akan didampingi oleh alumni Fulbrighter. Akan ada tahapan untuk meranking 10 pilihan kampus. Lalu akan diseleksi oleh pihak kampus/Amerika. Nanti ada pengumuman untuk penempatan kampus kita.

Lanjut ke tahap tes kesehatan, seperti vaksinasi dll. Pada tahap ini, calon penerima beasiswa menyediakan biaya sendiri (self-funded).

Persiapan selanjutnya yaitu pre-depature orientation yang dilaksanakan di Jakarta. Di sana diberikan pembekalan tentang seperti apa pendidikan di Amerika, tips menghadapi culture shock, dll. Setelah itu pengurusan visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat dibimbing oleh pihak AMINEF.

Tips & trick Pendaftaran Beasiswa Fulbright

  • Lengkapi berkas-berkas persyaratan seperti sertifikat TOEFL sebelum pendaftaran dibuka.
  • Cari tahu program Fulbright apa yang akan ingin kamu daftar.
  • Jujur dan teliti mengisi aplikasi, karena aplikasi Fulbright itu sangat banyak. Hindari mengisi data yang fiktif.
  • Checklist & pastikan semua data lengkap baru dikirim.
  • Kirim berkas di awal. Hindari mengirim data di detik-detik terakhir.
  • Yang paling penting selalu berdo’a dan minta restu orang tua. (tyu)
Artikel ini merupakan hasil notulensi schotalk Sahabat Beasiswa Chapter Brebes pada tanggal 24 Februari 2019 dan sumber dari sini.

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship