Ini adalah kali ke-3 Sahabat Beasiswa Kudus mengadakan Schotalk nih, teman-teman. Schotalk kali ini spesial akan membahas tentang WFYS (World  Festival of Youth and Students). Penasaran ‘kan WFYS itu seperti apa? Kamu bisa temukan jawabannya di sini.

Oh ya, pemateri schotalknya adalah Kak Nindya Indah, alumni Fakultas Farmasi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2013. Dulu, Kak Indah juga pengurus Sahabat Beasiswa Chapter Purwokerto periode 1 dan 2, sekitar tahun 2016 – 2017. Sekarang ia masuk ke kepengurusan Sahabat Beasiswa Pusat 2019-2020 sebagai Manajemen Sahabat Beasiswa Chapter (MSBC) staff. Keren banget ‘kan! Apa saja sih yang disampaikan sama Kak Indah? Let’s check it out!

Penjelasan singkat mengenai WFYS                                                           

Tahun 2017, Kak Indah mendapat kesempatan untuk ikut acara The 19th World Festival Youth and Student (WFYS) di Russia. Acara ini diselenggarakan oleh World Youth Democratic Forum, semacam organisasi kepemudaan international. Acaranya sudah diselenggarakan sejak tahun 1947 loh, guys. Memang  WFYS bukan acara tahunan seperti kebanyakan program exchange atau conference lainnya. Kurang lebih setiap 4 tahun, acara ini diselenggarakan.

Di tahun 2017, WFYS diselenggarakan di venue utama di Kota Sochi mulai tanggal 14-22 Oktober 2017 dan beberapa kota lain (regional program). Jika dilihat dari sosial medianya participant WFYS ada sekitar 20.000, 1500 peserta dari luar Russia, sisanya dari Russia,  serta meliputi panitia, pengisi acara, tamu-tamu negara dan lain-lainnya.

Kalau dari sejarahnya, WFYS merupakan event kepemudaan global sebagai bentuk solidaritas demokrasi dan perang melawan imprealisme. Tetapi tidak hanya tema ini saja yang menjadi fokus utama, ada banyak program diskusi/workshop/pertunjukan/pentas/regional  yang ditawarkan sama penyelenggara. Ini yang jadi keungulan WFYS.

Kelas atau program yang dibuka

  1. Kelas diskusi berbagai topik dengan narasumber international (ekonomi, kesehatan, budaya, seni, sosial)
  2. Kelas workshop (merangkai bunga, philately, melukis, robotik)
  3. Kelas seni (ballet, orkestra)
  4. Kelas olahraga (seperti mini world cup): sepakbola
  5. Kelas budaya (pentas seni dari berbagai dunia)
  6. Expo Budaya (pameran hasil kerajinan dari perwakilan negara-negara)
  7. Acara bebas (pentas panggung, pertunjukan pesawat tempur Russia)

Bahasa yang digunakan untuk apply WFYS

WFYS ini memakai 5 bahasa yang diakui sebagai bahasa pengantar UN, ya: English, Russia, France, Arab, Chinese, Spanish. So, ketika proses aplikasi, teman-teman bisa memilih mau pakai bahasa pengantar apa.

Tahap apply WFYS

Untuk apply program WFYS ini yang harus dilakukan sama teman-teman, yaitu;

  1. Buat akun di official website WFYS
  2. Kalau sudah buat akun lalu isi biodata
  3. Setelah itu upload passport (ED passport 6 bulan dari hari H)
  4. Terakhir isi pertanyaan, bagian ini ada 3 pertanyaan: Alasan mengapa kamu mau ikut, mengapa panitia harus pilih kamu,  kegiatan sosial apa yang kamu jalankan/ikuti dan ingin kamu suuarakan di acara WFYS.

For your information,, menurutku WFYS ini event yang seleksinya tidak serumit dan sepanjang seleksi program lain. Tahap seleksi hanya administrasi aja dengan isi biodata dan menjawab pertanyaan, jadi usahakan pas jawab show your best and ethusiasm. O ya, event ini batasan usianya lebih lebar 18-35 tahun. Jadi, jika ada teman-teman yang bukan lagi student, ga masalah, banyak kok orang-orang yang sudah kerja professional bisa ikut acara ini. Yang terpenting, kita bisa menunjukan impact kita ke lingkungan sekitar. O ya, untuk acara WFYS dan regional program (ini nanti saya jelaskan ya) sifatnya partial funded. Jadi yang tidak di-cover hanya international flight dari negara peserta ke Moskow.” begitu tutur Kak Nindya.

Fasilitas yang didapatkan:

  1. Free pengurusan visa
  2. Penginapan selama regional program
  3. Penginapan selama di Sochi

“Kami menginap di wisma atlet, karena kebetulan juga Sochi jadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014 dan Fifa World Cup 2018.” kata Kak Nindya.

  1. Transportasi selama dikota regional dan Sochi (ada bis yang antar dr penginapan ke venue acara)
  2. Makan 3x sehari
  3. Tiket pesawat Moskow – Kota regional – Sochi PP
  4. Voucher diskon ditempat wisata
  5. Akses komunikasi (Sim Card + Smartphone bisa dibawa pulang)

Pengalaman Awardee

Kak Nindya berbagi cerita tentang pengalamanya selama mengikuti WFYS, “Saya sendiri,  apply ahir tahun 2016 dan baru ada pengumuman sekitar Juli – Agustus 2017. Lumayan molor dari jadwal awal, yang katanya akan diumumkan bulan Mei – Juni. Dan, beruntungnya saya juga terpilih buat ikut regional program, selain menghadiri event utamanya di Sochi. Regional program ini semacam visit ke daerah-daerah diluar ibu kota Moscow. Waktu itu ada beberapa pilihan kota regional, contoh Saint Petersburg, Kazan, Veliky Novgorod, Yekaterinburg, Orenburg Oblast dan sebagainya. Program regional berlangsung kurang lebih 3 hari. Kegiatannya mostly lebih ke promosi wisata di kota-kota yang kita kunjungi sekaligus perkenalan budaya dan sejarah daerah setempat. Kota yang saya pilih untuk regional program, di Veliky Novgorod, kota kecil diselatan Saint Petersburg. Selama kegiatan, kami diajak untuk lebih mengenal sejarah Russia dan tradisi di dalamnya. Kami mengunjungi situs-situs bersejarah, museum-museum tua, bermain ice hockey dan menghadiri pentas seni/tarian khas kota setempat. Jadi, selama di Veliky, kami hanya have fun saja. Hari pertama sampai Moskow, saya dan teman-teman delegasi Indonesia lainnya menyempatkan diri jalan-jalan ke kota Moskow. Barulah hari ke 2 kami pergi ke kota regional selama kurang lebih 4 hari. Hari ke 4, kami rombongan regional bertolak ke Sochi, tapi karena Veliky ga punya bandara jadilah kami transit di Saint Petersburg. Lumayan bisa lihat uniknya arsitektur Saint Peter. Sampai di Sochi langsung kita check in di wisma atletnya Sochi (lumayan banget nih ngerasain atmosfir olimpiade. O ya, selama WFYS di Sochi kita akan dikasih list schedule (via email) acara mulai hari pertama – hari akhir. List schedule ini kalau kubilang semacam pilihan kuliah tapi bukan kuliah yang sebenarnya, ya. Jadi nanti kita tinggal pilih nih mau ngapain hari ini, mau masuk ke kelas mana. Waktu itu saya sempatkan main dan refreshing ke gunung bersalju (maaf lupa namanya). Dan, WFYS ini kalau saya bilang event besar. Karena banyak tamu-tamu kenegaraan hadir. Saya termasuk beruntung tahu infonya dari teman-teman Sahabat Beasiswa juga. For your information, WFYS tahun-tahun kemarin juga ada kegiatan post program loh, kalau saya ga salah ada 2 kegiatan yg bisa diikuti alumni WFYS: Dapat kesempatan nonton piala dunia (akomodasi ditanggung), ikutan program Future Team (diundang lagi ke Moscow dengan fasilitas yang sama, cuma perlu cari tiket saja), begitu.”

Tuh kan, menarik banget gak sih program WFYS ini. So, pantengin terus update info program terbaru yang tersebar di seluruh dunia di instagram Sahabat Beasiswa, ya. Teman-teman bisa mulai dari sekarang untuk persiapan bahasa juga. Tes TOEFL/IELTS/tes bahasa bahasa lainnya juga butuh persiapan lama, loh. Lebih baik kan kalau dari sekarang persiapannya. Walaupun tidak butuh hasil tes, kita juga harus bisa berbahasa Inggris aktif bukan?

Closing Statement

Nah, itu tadi sedikit penjelasan dan pengalaman dari awardee kita, nih. Tak lupa ada sedikit pesan dari kak Indah, kata-kata ini klise sih tetapi cukup jadi pegangan, “Tidak ada yang mustahil di dunia ini. When you dream it, you can make it. Jangan lupa juga buat minta ditunjukkan mana yang baik buat diri kita masing-masing. Last, minta restu orang tua pastinya ya, guys.

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship