1. Mengenal apa itu Essay

Essay merupakan salah satu dokumen pendukung yang akan mempromosikan diri kita, jadi buatlah essay yang memiliki ‘nilai jual’ untuk diri kita. Yakinkan pembaca bahwa kita adalah kandidat yang sesuai untuk menerima beasiswa tersebut. Nah, langkah pertama untuk menulis essay adalah mencari tahu asal usul pemberi beasiswa.

Untuk menulis sebuah essay yang bagus, kita harus mengetahui “maunya” pemberi beasiswa seperti apa. Cari tahu asal usul dan latar belakang lembaga pemberi beasiswa, karena setiap lembaga pemberi beasiswa mempunyai tujuan dan spesifikasi masing-masing. Misalnya beberapa beasiswa mencari orang dengan kemampuan kepemimpinan yang baik, kemampuan akademik yang baik, atau kemampuan komunikasi yang baik.

Setelah mempelajari tentang lembaga nya kemudian mencari topik yang menarik untuk ditulis. Tentunya topik disesuaikan dengan passion dan rencana masa depan kita. Misalnya kalian tertarik mengambil studi psikologi, kemudian hubungkan dengan realita di sekitar kita. Apa permasalahan yang sedang hangat,  dan bagaimana ide kita untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan tersebut.

Essay itu sebuah narasi tentang suatu topik tertentu. Dalam proses aplikasi beasiswa, ada beberapa jenis essay, misalnya: motivation letter, study plan, letter of statement, dll. Untuk beasiswa LPDP misalnya, syaratnya kita harus menulis 3 essay: Sukses terbesar dalam hidupku, kontribusi untuk Indonesia, dan Study plan. Carilah sumber atau referensi yang mendukung topik yang kita pilih. Jika menyadur suatu sumber data, jangan lupa mencatat referensinya.

Kemudian buatlah analisa dari essay yang akan kita buat. Bacalah essay dari beberapa sumber kemudian coba temukan kekurangan dan kelebihannya, dan kolaborasikan hal-hal penting yang perlu dicantumkan ke dalam essay kita. Catat poin-poin penting yang ditemukan selama observasi beberapa essay tersebut.

 

  1. Menulis Essay

Sebelum memulai, buatlah kerangka atau outline dari “calon” essay. Essay terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Membuat kerangka akan mempermudah proses penulisan essay, buatlah kalimat pokok setiap paragraph. Selanjutnya kita bisa menyusun kalimat pendukung dari kalimat pokok setiap paragraph. Menulislah dengan aliran yang benar dan runtut, pembahasannya tidak loncat kesana kemari.

Buatlah pendahuluan yang bisa meyakinkan, pendahuluan yang bagus akan menjadi awalan yang menarik untuk membaca ke paragraph selanjutnya. Bisa memulai dengan realita yang sedang terjadi di Indonesia,harapan yang jelas dengan realita yang kita hadapi, atau isu menarik yang sedang terjadi baru-baru ini.

Dilanjutkan dengan menyusun kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat pokok, jangan membuat pembahasan yang tidak sesuai dengan ide pokok setiap paragraph. Usahakan ada argument pribadi dan juga perkuat dengan teori atau referensi yang di dapatkan. Dalam penutup essay, Bisa berupa kesimpulan agar pembaca merasa yakin bahwa yang kamu tulis itu benar dan didukung dengan referensi yang valid.

  1. Contoh Format Essay

Inti dari sebuah essay, yang penting ada bagian:

  • Pembukaan
  • Isi
  • Penutup

Di bagian pembukaan kita bisa mulai dengan berbagai cara, misalnya menyajikan fakta.

Contoh:

Kalimat1:

“Indonesia merupakan negara pertanian yang mempunyai potensi yang besar”

kalimat ke dua, kita buat argumen pendukung, misalnya mengambil data jumlah lahan pertanian produktif (menyajikan angka)

Kalimat 2:

“Berdasarkan data dari Kementrian Pertanian, jumlah lahan pertanian produktif ada….

dan masuklah kepada permasalahan yang akan dibahas.

Kalimat 3

“Akan tetapi efektifitas dan efisiensi produksi masih rendah…”

 

  1. Tips tambahan

  • Gunakan Bahasa yang mudah dipahami.

  • Tetaplah fokus

Untuk membuat essay, fokuslah pada topik yang sudah dipilih, misalkan saat membuat essay LPDP, Kontribusi bagi Indonesia, kita mungkin sudah mempunyai banyak kontribusi, akan tetapi sebutkan hal-hal yang berkaitan dengan rencana masa depan dan studi yang akan diambil. Jangan terlalu banyak menyebutkan hal yang tidak berhubungan dengan topik pembahasan atau tujuan studi kita.

  • Punya Target

Panitia seleksi biasanya mencari kandidat yang memiliki visi dan misi jelas ke depannya. Mereka membutuhkan bukti dan langkah konkret yang akan diambil selama studi dan setelah menyelesaikan studi. Oleh sebab itu, buatlah target jelas yang sesuai dengan visi misi pemberi beasiswa.

Ketika menulis essay untuk aplikasi beasiswa, tulislah dengan jujur, sesuai dengan apa yang akan kita rencanakan, kita harus percaya diri menyajikan kemampuan dan keunggulan yang kita milik, akan tetapi harus realistis dan punya target. Tulislah langkah yang jelas dan konkret bagaimana kita akan mencapai rencana yang kita buat di masa depan.

 

Artikel ini ditulis dari notulensi kegiatan “Monthly Online Seminar” Pengurus Sahabat Beasiswa Pusat pada tanggal 21 April 2018.

Materi pada artikel ini disampaikan oleh Siti Maryam Awardee LPDP dari Wageningen University and Research Program Master of Science in Applied Food Safey

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship