Wini Solihah merupakan peraih beasiswa PPA DIKTI. Banyak orang memanggilnya “Teh Win” karena ia merupakan orang Sunda. Teh Win saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang bertepatan dengan rumahnya yang berada di Sumedang juga. Universitas Pendidikan Indonesia pusatnya berada di Bandung dan memiliki beberapa kampus daerah yakni, Sumedang, Tasikmalaya, Cibiru, Purwakarta, dan Serang.

Sekilas info nih, di Universitas Pendidikan Indonesia terdapat banyak beasiswa. Mulai dari beasiswa bidikmisi, beasiswa unggulan, beasiswa KSE, beasiswa PPA Dikti, Beasiswa PPA UPI, dan masih banyak lagi. Kebetulan, Teh Win mendapatkan beasiswa PPA Dikti.

Syarat-Syarat Beasiswa

Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) Dikti merupakan beasiswa yang diberikan oleh DIKTI pada mahasiswa berdasarkan data yang telah diajukan oleh perguruan tinggi. Beasiswa ini mencakup uang saku sebesar Rp. 400.000 perbulannya. Selain itu, persyaratan dari beasiswa ini adalah sebagai berikut:

a. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif

b. Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstrakurikuler) pada tingkat nasional maupun internasional

c. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber

d. Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan

e. Fotokopi kartu keluarga

f. Melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi

g. Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.

h. Diploma III paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI

Selain itu, persyaratan beasiswa PPA Dikti juga disesuaikan dengan perguruan tinggi masing-masing. Pada Universitas Pendidikan Indonesia sendiri, ada beberapa persyaratan tambahan yakni sebagai berikut:

a. Proposal PKM ( program kreativitas mahasiswa)

b. Fotokopi tabungan

c. Surat penghasilan orang tua dan biodata

Pengalaman Menjadi Awardee

Menjadi salah satu penerima beasiswa PPA Dikti tentu saja membuat Teh Win bangga. Karena penerima beasiswa PPA Dikti akan diseleksi terlebih dahulu sesuai dengan persyaratan dan harus bersaing dengan teman-teman lainnya. Sesuai dengan namanya PPA (Peningkatan Prestasi Akademik), maka penerima beasiswa ini diusahakan harus memiliki prestasi yang baik. Prestasi itu tidak hanya menjadi juara lomba saja, namun menjadi seorang aktivis kampus atau memiliki IPK besar pun merupakan bentuk dari sebuah prestasi yang membanggakan. Teh Win ini merupakan sosok mahasiswa berprestasi yang memiliki IPK tertinggi di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Selain itu, Teh Win juga merupakan salah satu aktivis kampus dengan mengikuti beberapa UKM dan organisasi kemahasiswaan. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi nilai plus dalam mendaftarkan diri menjadi penerima beasiswa PPA Dikti.

Teh Win memiliki semangat yang sangat tinggi. Prinsip hidupnya adalah “do more, get more” yang membuat Teh Win selalu mencoba hal-hal baik seperti, mengikuti lomba karya tulis ilmiah nasional, lomba essai, menjadi pemakalah, dan lain-lain. Alhamdulillah, pada tahun 2018, Teh Win berhasil menjadi juara ke-3 lomba essai nasional yang diselenggarakan oleh Unsil. Baginya, mencoba adalah hal yang paling utama karena Tuhan pun mempercayai kita. Maka, kita harus mempercayai diri kita sendiri. Padahal, Teh Win merupakan sosok yang bisa dikatakan sibuk, karena padatnya jadwal kuliah, rapat-rapat kemahasiswaan, dan menjadi guru privat bimbingan belajar. Oleh karena itu, memanajemen waktu itu merupakan hal yang sangat penting. Karena kualitas hidup seseorang ditentukan oleh waktu yang dipergunakan olehnya.

Hal utama yang membuat Teh Win sangat bersemangat untuk meraih beasiswa ini adalah ingin meringankan beban orang tua. Karena Tahun 2017 dan 2018 uang UKT yang dibayar hanya setengahnya saja dan sisanya dibantu oleh beasiswa PPA dan kita harus mensyukuri hal itu. Atas dasar pengalaman itu, Teh Win pun ingin selalu berbagi atas apa yang telah Allah rizqikan. Salah satunya dengan berbagi pengalaman pada teman-teman schotalk,dengan harapan semakin banyak orang yang berhasil dalam meraih beasiswa.

Pesan

Selain pengalaman di atas, ada juga pesan-pesan dari Teh Win untuk sholarship hunter yang ingin menjadi the next scholar, siapa tahu bisa menggapai mimpi seperti Teh Win.

Kamu perlu sering-sering bertanya pada narasumber yang mengurusi beasiswa tersebut, misalnya di Universitas Pendidikan Indonesia yang mengurusi beasiswa adalah bagian akademik dan kemahasiswaan.

Saat ini, media sosial menjadi sarana dalam menyediakan informasi. Banyak sekali informasi yang bisa kamu dapatkan seperti info-info lomba, info PKM, PMW, dan kegiatan lainnya di media sosial.

Apapun itu, kamulah yang harus menjemputnya termasuk beasiswa. Setiap beasiswa umumnya memiliki jadwal tertentu, jadi pergunakanlah internet dengan mencari hal-hal yang bermanfaat. Cari beasiswa yang sesuai dengan peluangmu. Dengan beasiswa, kamu akan mengurangi beban orang tua.

Artikel ini merupakan notulensi Schotalk yang diselenggarakan oleh Sahabat Beasiswa Chapter Sumedang

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship