Schotalk#1 Sahabat Beasiswa Chapter Yogyakarta

yogja

 

 

 

 

 

 

 

Hello guys… masih semangat Study Go Abroad ????? semangat Pemuda-Pemudi Indonesia!!!

————————————————————————————————————————————–

Berikut ringkasan dari SchoTalk#1 Sahabat Beasiswa_Chapter Jogja

Selamat menyimak!!!!! J

Materi pertama dari pembicara:

Mas Faris@ Yap.. mungkin baiknya saya akan sampaikan struktur materinya:

  1. Mengapa kuliah di Jerman
  2. Sistem perkuliahan di Jerman
  3. Beasiswa ke Jerman dan pembiayaan lainnya
  4. Tips hidup di Jerman

#1 Ok saya mulai dulu dengan cara mendemotivasi teman- teman untuk berkukiah di Jerman dari suatu kisah nyata:” satu hal lagi cerita alumni Uni Hamburg yang pernah membimbing academic writing bilang gini: “di Jerman itu kan non tuition fee, positive nya modal hidup pun bisa kuliah di Jerman, tapi negative nya professor tidak punya beban membimbing mahasiswa sampai betul2 telaten speerti halnya di Belanda atau Australia, kita tidak mampu survive sendiri ya resiko pulang/gagal study bisa datang kapan saja”⁠⁠

#1(mengapa kuliah di Jerman)

Teman- teman perlu menguatkan tekad untuk kuliah di Jerman sebelum benar2 akan memilih berkuliah di negara ini. Romansa Ainun Habibie akan bsa teman2 rasakan di Jerman jika teman- teman memiliki niat belajar yang tinggi. Pintar bisa jadi modal. Tp yang paling penting kemampuan berusaha. Hal ini karena berkuliah di Jerman terbilang sulit. Sebanyak 60% mahasiswa Indo yg kuliah di Jerman pulang tanpa gelar. Data ini kata KBRI.

#1(mengapa kuliah di Jerman)

Baik saya akan ungkapkan poin plus (+) berkuliah di Jerman:

  1. Untuk bidang engineering, Jerman saat ini salahsatu yang terbaik di dunia. Integrasi antara perkuliahan dan industri sangat kuat. Jadi tidak sekedar teori, tapi langsung ke praktek.
  2. Di bidang engineering, lapangan pekerjaan terbuka lebar. Kalo teman- teman ingin kerja diluat Jerman adalah tempat yg cocok
  3. Di bidang ekonomi, ideologi perbankan Jerman terbilang unik. Dan terbukti saat ini salahsatu yg paling stabil di Eropa
  4. Kota- kota besar di Jerman sudah terbuka terhadap imigran. Tidak seperti dulu lagi
  5. Biaya perkuliahan murah.. dan bahkan gratis. Apa- apa di subsidi ( makan, apartemen, trabsportasi, dll)⁠⁠

Hal negatif berkuliah di Jerman:

  1. Ilmu inti mereka tutupi dengan bahasa Jerman. Jadi hanya orang yg bsa bahasa Jerman saja yg bsa mengcrack ilmu itu. Hal ini trutama di engineering
  2. Pola pikir Jerman cukup kaku dan tegas, kebanyakan orang Indo mengalami cultureshock di awal. Berbeda dengan tipikal budaya Indo
  3. Perkuliahan cukup sulit. Dosen rata- rata pelit nilai. Jika mengambil kuliah master 2 tahun, siap siap saja molor sampai 3 tahun.⁠⁠[1

#2 (Sistem perkuliahan di Jerman)

Untuk sistem S1 dan S2 ada perbedaan. S1 pada umumnya masih menggunakan bahasa jerman, sedangkan S2 ada yg berbahasa Jerman dan inggris..

Untuk sistem S1 kalo singkatnya sih tahapannya seperti ini

  1. Daftar Visa
  2. Kursus bahasa 1 tahun
  3. Studienkolleg 1 tahun
  4. Kuliah 4 tahun normal

Nah di visa itu kan syaratnya macem2, kl mau gampang lewat agen. Di agen kursus bahasa, dicariin rumah sementara di jerman, pembimbingan, didaftarin studienkolleg sama semua kelengkapan visa lah.

Kalo visa jadi, trus bisa brgkt, di jerman antara kursus bahasa lagi kalo belum tinggi levelnya, atau langsung tes studienkolleg. Banyak tuh nanti tesnya.

Studienkolleg itu penyetaraan, wajib untuk semua orang asing yg mau kuliah di jerman. Belajar pelajaran SMA lah, pake bahasa jerman. Umumnya 2 semester. Nah dari hasil nilai “UN” nya Studienkolleg, kita bisa daftar deh kuliah. Di Stk udah ada pembagiannya dia mau teknik, ekonomi, atau yg lain.

 

Kita bsa memilih masuk

  1. Universitas
  2. Hochschulle (Sekolah tinggi/ politeknik)

 

Keduanya sama bagus. Kalo Sekolah tinggi biasanya lebih praktek. Kalo Uni lebih ke riset. Keduanya sama- sama mewajibkan internship dan thesis⁠⁠

#2 (Sistem perkuliahan di Jerman)

Nahh kalo untuk S2 kurang lebih seperti ini.

  1. Persiapan bahasa
  2. Pendaftaran (April- Agust)
  3. Visa
  4. Kuliah (thesis/ internship)

Untuk kukiah berbahasa Jerman mewajibkan persyaratan sertifikasi bahasa minimal B2, kalo untuk berbahasa inggris TOEFL 65 IBT sudah cukup.

#2 (Sistem perkuliahan di Jerman)

Untuk sistem nilai dan ujian

1 itu bermakna A

5 itu bermakna E

Jd logika nilainya kebalikan nilai di Indo

Biasanya dr tiap ujian teman- teman akan diberikan selama 3 kali. Jika gagal 3 kali di mata kuliah yg sama, maka ancamannya adalah DO. Tapi tenang saja. Biasanya jarak 1 ujian dengan ujiannya bisa1 bulan. Jadi ada waktu lama untuk belajar..

Kampus juga menyediakan tutor untuk membantu siapa saja yg ketinggalan

Untuk kuliah berbahasa Jerman umumnya metode perkuliahannya akan full ujian tertulis & ujian oral.

 

Untuk kuliah internasional, programnya relatif beragam. Ada yg ujiannya presentasi terus. Terutama untuk jurusan yg mensyaratkan muridnya memilki pengalaman kerja 2 tahun)

Kalau masalah nilai mungkin gak asyik, tp klu kuliah pasti asyik bagi mahasiswa, karena kurikulum kaya akan ilmu. Pokonya centre of execelence banget. Seandainya teman- teman rajin gak masuk, santai saja. Yg penting ujian lulus.Baik saya lanjutkan ke tahap selanjutnya

# 3 Pembiayaan dan Beasiswa

Kalau proses pemberangkatan dan syarat visa, kurang lebih temen mesti punya rekening100 jt lengkap deposito wajib di bank jerman, supaya pemerintah jerman yakin kalo kita sanggup tinggal di jerman, dan ini bisa kita pake di jerman.

Tapi hal itu gk perlu kalo teman- teman punya beasiswa. Cukup pake surat keterangan aja.

Trus biaya hidup beda2 tiap kota, berlin kira2 400-600€ per bulan. LPDP biasanya ngasih 1100EUR, dan DAAD 900EUR..

Kalo teman- teman kerja bisa juga. Tinggal cari aja di e bay atau platform dr asosiasi studentnya. Biaya kerja 6 EUR per jam minimal.⁠⁠

DAAD Scholarships, Germany

http://www.daadjkt.org/index.php?scholarships

Deadline: 31 October 2015   <<< link beasiswa DAAD

Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis – LPDP

Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis

Deadline: 19 October 2015 link beasiswa LPDP

Baik saya lanjutkan ke tema selanjutnya

#4 hidup di Jerman:

Tiap orang akan punya kesan tersendiri. Mungkin saya akan berikan beberapa keyword terhadap bbrp kota tujuan pendidikan di Jerman

  1. Berlin- murah, hippies, second istanbul
  2. Munchen- mahal, bavaria, gunung
  3. Aachen- tenang, serius belajar
  4. Frankfurt metro (Bonn, Essen, Frankfurt, Dusiburg)- mahal, kota kantor

#4 (Hidup di Jerman)

♨Makanan halal banyak

transportasi bagus

PERTANYAAN

bertanya tentang study ke jerman mengenai study yang ambil full paper b.jerman selama study kendalanya apa saja ya sama relasi jaringan setelah selesai kuliah di jerman itu dari lembaga atau kedutaan mana ya mas faris?

Jawaban dr oertanyaan ttg kendala:

Anyway, kendala akan selalu ada. Semua kembali ke kita. Berikut adalah kendala tipikal studi berbahasa jerman:

  1. Bahasa Jermannya itu sendiri. Kosakata bahasa jerman banyak banget. Kosakata jerman anak arsitek, belum tentu dipahami sama anak hukum. Kita dituntuk cepat menghafal. Karen dosen menyamoaikan materi perkuliahan lumayan cepat.

 

  1. Kerjasama.. tidak mudah mendapatkan hati irang jerman. Kita kadang dependen dengan teman jerman kita, terutama kalo ada kerjaan kelompok⁠⁠

Jawaban dr pertanyaan mengenai jaringan setelah selesai kuliah..

 

Sebagai alumni Jerman, teman2 akan berhak mendapatkan perpanjamgan visa selama 1.5 tahun untuk mencari kerja disana.

Tapi kalo teman- teman ingin pulang kampung.

Pemerintah jerman memfasilitasi inkubator potensi alumni jerman. Lembaga ini bernama CIM.

http://www.cimonline.de/en/

Intinya mereka akan berusaha mencarikan koneksi dan posisi yg tepat bagi alumni Jerman di seluruh dunia terutama negara kamung halaman alimni terkait⁠

Pertanyaan : Hairul_Jogja_uii. kalau master psikologi atau master human Resource Management yg bagus d kampus mana?trims

Ok.. Mas Hairul setahu saya Bapak Psikologi terkenal Sigmund Freud berasal daru Univ. Vienna which is di Austria. But anyway, di Jerman Humboldt University adalah kampus yg terkemuka di bidang sosial.. Selain HU ada juga Freie University of Berlin.. kamous itu juga punya banyak juruaan sosial bagus

⁠⁠⁠Jalaali_UGM_Teknik Fisika

Terimakasih mas faris atas paparan materinya, barakallah

  1. Pada saat proses studi di jerman, ada masa transisi dari Indonesia ke Jerman. Kira-kira hal yang paling sulit yang pernah ditemui mas seperti apa dan bagaimana cara mengatasinya ?
  2. Mas pasti sudah memiliki rencana dan visi pada saat hendak belajar di Jerman, serta hal tersebut pasti sudah dipersiapkan sejak jauh hari. Setelah mengalami proses belajar di jerman, seberapa besar pengaruh sistem pendidikan di Jerman terhadap rencana dan visi mas tersebut ?
  3. Sebagai penerima beasiswa LPDP, menjadi persyaratan mutlak kembali ke Indonesia. Kalau boleh saya tahu, kira-kira rencana mas saat kembali ke Indonesia seperti apa? mengingat bahwa, apabila dilihat dari sudut pandang sempit, terutama di bidang engineering, ilmu yang diperoleh dari perkuliahan akan lebih mudah diterapkan di Jerman

Mas Faris @ Mas Jalali Ok baik terimakasih atas pertanyaan supernya

  1. Hal yg cukup sulit adalah dingin, budaya beer, dan tempo belajar yg cepat. Saya jujur awalnya agak sering mules masuk angjn disana. Kemudian beer, bagi saya yg kebetulan yg gak ‘minum’ agak sulit untuk terus menolak, tp harus gaul juga. Akhirnya saya kebanyakan minum appleschaft atau coke. Dan mengenai tempo belajar yg cepat, saya biasqnya belajar lebih ketimbang yg lainnya. Weekend saya pake untuk belajar sembari memahami pelajaran di.kelas yg agak sedikit cepat
  2. Visi saya so far tetep aja. Balik ke Indonesia..membangun daerah. Karena di bidang saya planner kota kebanyak ngumpul di Jakarta. Di Jerman saya banyak belajar ttg sistem perumahan sosialis dan sistem kereta api yg modern.. kurang lebih itu banyak memperkaya saya.
  3. Untuk bidang engineering, saya memotivasi teman2 untuk at least bisa magang disana selama 6 bulan. Yg teman2 curi bukan teknologinya saja. Tapi etos kerja dam network. Someday kalo teman2 balik ke indo, mungkin mereka akan jd oartner kalian.. Tp kalo ingin kerja di jerman selamanya teman2 mesti mempertimbangkan bbrp hal:

1 Jangan kerja di Jerman kalo ingin kaya raya (karena gaji disana lama naiknya/ sistem sosialis kapitalis)

2 Akan ada suatu tahap dimana perusahaan jerman hanya akan merekrut pimpinan WN Jerman. So teman2 akan mentok di suatu tahap. Sebelum telat, cepat2 kembalilah ke Indonesia saat pengalaman dan network sudah cukup⁠⁠

Siska_UNY_biologi

Kak faris saat ini kuliah by research atau cousework? di samping terkenal krn engineeringnya yg maju, bagaimana science research di univ2 jerman? Terimakasih

@Siska saya kuliah coursework. Tp perkuliahannya gabungan dengan riset juga. Karena bbrp mata kuliah selalu punya project research.

Mas Faris: Untuk riset, Siska bisa memilih untuk riset di Univ atau di Institut. Khusus untuk S3 kita bsa mengajukan riset di suatu oerusahaan/ institut penelitian lalu mendapatkan gelar S3 univ terntwntu…

Hesti Radean dr Kimia UGM 2013, Sy mau brtanya apakah syarat2 utama untuk kuliah S2 di jerman ? Dan bagaimana kita bisa dapat LoA dari univ tujuan ?

Mas faris @Hesti untuk kuliah S2 berbahasa jerman/ inggris biasnya nilai IPK S1, syarat bahasa dan surat motivasi. Surat rekomendasi dr orang yg berkaitan dengan bidang kita juga sangat berpengaruh..

Juni noor_uny_pendidikan teknik otomotif

Saya mau tanya kak, kalau dijerman apakah ada juga jurusan tentang pendidikan vokasi, kalau jurusan seperti saya ini cocoknya masuk di enginering atau masuk di jurusan pendidikannya? Kemudian adakah kampus disana yang memiliki jurusan pendidikan vokasi, tolong sebutkan nama kampusnya jika ada, terimakasih..

Mas Faris @Juni jawabannya banyak..bahkan jika ingin menjadi montir spesialis saja ada pendidikannya.

Jika Mas Juni ingin fokus di bidang otomotif bs melamar ke Hochschule yg ada di stutgart atau munchen. Jadi nanti bisa terkoneksi langsung ke Mercedez atau BMW

Febri_UMY saya mau tanya dijerman yang lebih unggul adalah engineering. Lalu bagai mana dengan jurusan mengenai/bersangkutan dengan ilmu sosial dan ilmu politik? Terimakasih

Apakah jurusan politik atau pemerintahan disana itu bagus? Dan dimana univnya to?

Kak Faris, bagi tips2 lulus beasiswa lpdp dong…. berdasarkan pengalaman kakak

Mas Faris @Febri ideologi politik di Jerman itu unik. Marxist, Neo marxist. Jika kamu cocok dengan value seperti itu Jerman adalah pusatnya. Jika kamu lebih liberal, neoloberal, syariah Islam klo boleeh jujur, Inggris atau Amerika lebih tepat bagi kamu..

@ Febri so far alumni Jerman belum melahirkan politisi ulung bagi Indonesia, kecuali Fauzi Bowo dan Habibie. Nahh kalo mw lihat produknya seperti apa, yah kurang lebih seperti mereka.. Kampus top ilmu sosial ngumpul di Berlin.. seperti Humboldt Univ., Postdam Univ. Dan Freie Univ..

@ Febri tips lulus beasiswa lpdp? apa yah? Haha bingung.. waktu itu saya cuma bicara apa adanya aja.. Yg pasti kita bsa menjabarkan dengan jelas mengapa kita akan mengambil jurusan itu? Di kampus itu? Dan ilmunya akan digunakannya bagaimana?Terimakasih mas faris

Bahrul_kalau boleh saya menambahkan. Untuk studi master, khususnya di Jerman, apakah diperlukan sinergitas dari konsentrasi S1 ke master. Dalam artian, saya sekarang mengambil spesialis di perpindahan panas, apakah saat master nanti harus juga ada kaitannya dengan topik tersebut ? Kemudian, seberapa jauh kami harus mempersiapkan study plan sebelum ke Jerman? Terimakasih banyak, mas,

Mas Faris@Bahrul.. Jerman suka yg spesifik. Jika memang ingin fokus di suatu bidang, coba didalami dan dilanjutkan saja. Walau nanti kalo kukiah, tidak mentuo kemumgkimam untuk seat in di jurusan lain yg mata kuliahnya menarik..

Dari Thofa – Sumut

Apakah biaya yang 100 juta di Deutche bank selaku jaminan itu berlaku untuk S2 juga? Karena saya tahu hanya untuk S1. Terus, gimana dapetin LoA untuk S2 di Jerman? Haruskah melalui uni assist? Dan terakhir, kalau kita sebagai awardee untuk beasiswa S2, bagus dan bisakah kita lintas jurusan?

Hoffentlich, ich werde in Deutschland weiter studieren.

Answer :

Ok.. itu juga berlaku untuk S2. Tapi kalo Thofa mendapatkan surat Letter of guarantee dari LPDP/Dikti itu sudah sangat ampuh di kedutaan.

Paling kita perlu membawa modal awal 200- 300Euro sebelum uang beasiswa cair.

Dari Hima_unpad_agroteknologi

  1. Sistem riset di jerman memang full biaya dr mahasiswa sendiri atau biasanya ada proyekan dosen (kayak di indo)?
  2. Islam dan muslim di sana kondisinya bagaimana?

Answers =

Jerman adalah surganya para periset. Dana riset disini berlimpah. Kalo Hima pintar mencari koneksi di bidang terkait, pasti riset Hima akan lancar. Biasanya kita bisa mengajukan topik sendiri. Jika dose suka, dia akan mencarikan oendanaan atau partner untuk kita. Kasus saya, thesis saya akhirnya dikerjasamakan dengan MIT. Padhal topiknya saya yg mengajukan.

  1. Muslim di Jerman banyak. Jerman terbuka sama muslim. Di Berlin 30% masyarakat disana muslim. Toko halal banyak. Di U bahn banyak wanita berkereudung. Tilawah bebas dimana saja. Mesjid tersebar. Jumatan saya di kampus. Tp memang masih ada sedikit kelompok ultra kanan yg anti islam. Kebanyakan di jerman timur. Seperti Dresden

Lanjutan pertanyaan dari thofa =

Lintas jurusan bisa tidak??

Answers =

setahu saya lintas jurusan itu tidak menjadi persoalan. Tp biasanya harus punya ‘bridging reason’. Misal seseorang lulusan kimia, tetapi kemudian memiliki pengalaman kerja 2 tahun di environmental planning.. so Insy4wl jika iya mendaftar di jurusan baru akan diterima. Kebanyakan oengalaman teman2 saya seperti itu

Dari

Ardi_Brawijaya_Fisika

Selamat siang, sya Ardi dri Fisika Univ. Brawijaya.

Utk dftar di RWTH Aachen melalui DAAD itu bgaiamana?

@Ardi untuk list jurusan RWTH Aachen yg Ardi inginkan apakah ada dalam list DAAD? Biasanya tidak tersedia untuk semua jurusan.

Pendaftaran DAAD biaanya akan ada sejak bulan Januari. Kita cukup mengirim dokumen asli ke jerman. Nanti DAAD akan mereview.

Rikki_PNJ_teknik sipil

Kalau lulusan dari politeknik bisa ga ya merusin s2 di jerman? Politeknik d4.

@Rikki Saya krang tahu sebenarnya.. Tp saya punya teman lulusan PolBan tampaknya S2 beliau normal- normal saja di Jerman⁠⁠

———————————————————————————————————————————-

Sekian ringkasan dari schotalk #1 SB-Jogja, terimakasih atas partisipasinya… semoga schotalk selanjutnya segera menyusul dan lebih baik lagi… semoga bermanfaat. Go Abroad!!! ^_^

 }