Schotalk#1 Sahabat Beasiswa Chapter Malang

IMG-20151016-WA0018

 

 

 

 

 

 

 

 

1st schotalk  of Sahabat Beasiswa Chapter Malang held on October 17, 2015.

“Catch Your Dreams, Goes to Russia”

Moderator : Julisa

Penyampaian Materi

 Pemateri schotalk kali ini adalah Ade Irma Elvira, SP, Ms.C. Ade, sapaan akrabnya,  menyelesaikan S1 di Universitas Islam Sumatera Utara yang berlokasi di Medan. Selanjutnya,  dia melanjutkan dan menyelesaikan S2 di salah satu universitas yang terletak di Moscow  yaitu University Timirtazev Moscow. Pemateri berkesemapatan melanjutkan pendidikan di  Moscow karena memperoleh beasiswa dari pemerintah Rusia yang bekerja sama dengan  pemerintah Indonesia. Beasiswa ini diselenggarakan oleh PKR (Pusat Kebudayaan Rusia).

 Terdapat tiga tahap yang harus dihadapi untuk mendapatkan beasiswa yang terlaksana  karena kerjasama dua negara tersebut, adapaun tahap-tahap tersebut sebagai berikut:

1. Tes berkas di Jakarta

Tes ini dilaksanakan disekitaran akhir bulan Februari hingga awal Maret. Dokumen yang dikumpulkan pada tahap ini harus ada dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang telah dilegalisir notaris. Berkas berbahasa Indonesia diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam Bahasa Inggris. Apabila dinyatakan lulus pada tahap awal ini maka peserta akan menerima undangan untuk mengikuti tahap kedua.

2. Tes interview

Tes kedua ini dilaksanakan di kantor PKR (Pusat Kebudayaan Rusia). Pada tahap ini kita sebagai peserta harus menunjukkan pada interviewer bahwa kita layak menerima beasiswa tersebut. Calon penerima beasiswa juga menjelaskan motivasi mengapa mengambil beasiswa tersebut, negara, jurusan yang dipilih, dan mengapa mereka harus menerima kita sebagai student di Rusia. Kita juga harus mengemukakan pengetahuan tentang negara study, kerjasama bilateral antar kedua negara (Indonesia dan Rusia), dan rencana yang akan dilakukan setelah study. Semua itu harus kita sampaikan dengan tegas dan biasanya hal-hal tersebut masuk kedalam motivation letter untuk memperoleh beasiswa ke negara manapun. Selain itu, kita jugu harus menjelaskan apa yang bisa dan harus kita lakukan untuk rakyat Indonesia setelah study. Misalnya, Ingin membangun bangsa dengan pendidikan; menjadi dosen agar ilmu yang didaptkan di negara study dapat meningkatkan kecerdasan bangsa, dll. Setelah tahap interview selesai, biasanya pihak PKR akan menghubungi kita agar mengirim dokumen ke Rusia untuk diseleksi oleh pemerintah Rusia

3. Tahap penyeleksian berkas oleh pihak Rusia

Apabila kita dinyatakan lulus pada tahap ini, kita akan memperoleh letter of acceptence.

Pada beasiswa ini, penerima beasiswa hanya bisa memilih jurusan, sedangkan untuk universitas dan kota, pihak Rusialah yang akan memilihkan. Tes ini pun tidak menggunakan tes TOEFL. Pada saat dinyatakan lolos interview, pemateri langsung mengurus proposal dan mengirimnya ke banyak instansi, baik pemerintah maupun swasta. Pemateri juga mendapatkan beberapa beasiswa lain yaitu beasiswa dari pemerintah (Kemendiknas dan LPDP) dan pribadi.

Menurut mbak Ade, hidup di Rusia bisa mengabiskan biaya sebesar 300$ sedangkan visa belajar tidak bisa bekerja. Pada saat pertama kali sampai di Rusia, pemateri sama sekali tidak bisa menggunakan Bahasa Rusia, tetapi bagi penerima beasiswa disediakan kelas persiapan bahasa selama satu tahun. Setelah kelas persiapan bahasa, barulah memulai study master. Berdasarkan cerita dari pemateri, teman-teman di Rusia sangat membantu. Pemateri dan teman-teman disana akan saling membatu apabila mengalami kesulitan. Orang Rusia tidak mau menggunakan Bahasa Inggris oleh karena itu pemateri hanya bisa menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi pada saat pertama kali tiba disana. Setelah satu bulan, Mbak Ade wajib menggunakan Bahasa Rusia. Pada saat mengajar, dosen menggunakan Bahasa Rusia full sampai menulis thesis pun dengan bahasa Rusia. Untuk makanan halal ada akan tetapi sulit dan mahal, biasanya pemateri masak sendiri dengan bumbu seadanya.

Sistem belajar di Rusia lebih cepat dibandingkan dengan Indonesia. Saat memulai materi kuliah, siswa akan ditanya satu persatu tentang pelajaran minggu lalu beserta tentang materi yang akan dipelajari. Ujian di sana menggunakan dua metode. Metode tulisan dan apabila sudah selesai, siswa akan maju kedepan satu poersatu untuk menjawab pertanyaan secara lisan.

 Sesi Tanya Jawab

Sesi 1

Pertanyaan

1. Faqih UM

Apa actions paling nekat yang mbak lakukan yntuk mendapat beasiswa ke Rusia?

2. Muhammad Aldi UMM

Oh oke, mengenai ujian yang dilakukan, saat ujian yang maju satu persatu, apakah langsung diberikan feedback?

Satu lagi, kenapa kok gak mau pake bahasa inggris di Rusia? Apa karen latar belakang merekah?

3. April UNY

Untuk beasiswa PRK tersebut berapakah syarat TOEFT/ IELTS yang diminta? Apakah kita juga harus bisa bahasa rusia? Sebagian besar master disana by course atau by reseach? Bagaimana pengalaman mb ade ketika pertama kali disana terutama dalam komunikasi sehari-hari?

 Jawaban

1. Terima kasih pertanyaannya. Action paling nekat saat itu berangkat ke Rusia hanya dengan uang sedikit yang hanya cukup dua bulan saja, tetapi setelah itu beasiswa dari kemendiknas keluar.

2. Soal ujian sudah kita ambil saat ujian tulisan lalu itu yang harus kita jawab dalam bentuk bahasa rusia tanpa membaca jawaban yang ada di kertas jawaban.

Mereka lebih cinta bahasa negeri sendiri.

3. Tidak menggunakan TOEFL dan IELTS.

Bahasa Rusia bisa saya gunakan saat di Rusia karena saya mengenal Bahasa Rusia saat di Rusia.

Disana semua course.

Pertama kali tiba disana saya menggunakan bahasa tubuh dan saat berangkat saya sendiri menuju Bandara Demodedovo, Moscow. Tiba disana saya disambut staff KBRI dan diantar ke asrama oleh kementrian pendidikan Rusia.

Sesi 2

Pertanyaan

1. Teguh Waluyo UMM Matematika

Saya mau tanya, berapa batasan untuk beasiswa ke luar negeri tiap tahunnya untuk Indonesia sendiri? Dan tipe atau jenis beasiswanya seperti apa saja?

2. Yogi UMM

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa S2 sedangkan kita masih semester 3 atau 5?

3. Utih UIN Jakarta Matematika

Adakah kampus Rusia yang menerima mahasiswa S3 dari S1? Kan ada beberapa kampus di Inggris, Jerman, Singapore yang bisa.

4. Gigih RP UMM Matematika

Saya mau tanya mbak, untuk kuliah di luar negeri apa saja yang harus dipersiapkan? Tentunyakan di sana kita bakalan survive di negara orang lain. Selain itu, seperti negara Jerman yang mengharuskan kita bisa berbahasa Jerman. Bagaimana beradaptasinya soalnya kan jarang sekali orang sana yang memakai bahasa Inggris. Kemudian apakah untuk saya yang bahasa Inggrisnya pas-pasan bisa ke luar negeri? Terima kasih

5. Aldi Pratama Putra Universitas Indonesia Fisika

· Apakah di Rusia perkuliahan banyak menggunakan bahasa Inggris?

· Beasiswa apa saja yang ditawarkan pemerintah Rusia?

6. Phita UMM Bahasa Inggris

Tesnya itu berupa apa saja? Dan Bahasa apa yang digunakan saat tes?

7. Taupan Fitranto UMM Matematika

Mbak Ade kan tadi dana dari beasiswa Rusia tidak mencukupi, lha Mbak Ade mengatasinya bagaimana? Dan di poster Mbak Ade juga mendapatkan beasiswa LPDP, itu bagaimana?

8. Iga PNP

Kalau di Rusia itu ada program transferan D3 ke S1 ngga?

 Jawaban

1. Tiap tahun bervariasi. Tahun lalu ada 100 orang. Dan hanya beasiswa study, asrama dan uang cash tapi tidak besar yang disediakan oleh pemerintah Rusia.

2. Caranya harus menyelesaikan study lebih dahulu karena syaratnya ijazah dan transkrip nilai dicantumka.

3. S3 dan S1 maksudnya bagaimana? Saya ngga paham

4. Untuk bahasa, kita disediakan study persiapan Bahasa Rusia agar bisa survive selama disana. Dan Bahasa Inggris tidak digunakan.

5. –  Ada yang menggunakan Bahasa Inggris dalam perkuliahan tapi untuk  penerima beasiswa Rusia hanya menggunakan Bahasa Rusia.

–  Beasiswa S1, S2, dan S3

6. Tidak ada tes Bahasa Inggris. Hanya menggunakan Bahasa Indonesia.

7. Untuk living cost saya memperoleh beasiswa dari kemendiknas, LPDP, dan pribadi. Saat lulus interview saya mengirim banyak proposal ke berbagai instansi.

8. Harus ulang ke S1 karena tidak ada transfer.

Penutup

Pemateri mengucapkan terima kasih untuk kesabaran peserta menunggu balasa dari beliau yang tidak baik dengan signalnya. Beliau berharap banyak anak Indonesia yang bisa menikmati lezatnya ilmu pendidikan dan kejar setinggi dan sejauh-jauhnya.

Kata-kata motivasi untuk peserta:

“Bermimpilah sejauh dan setinggi mungkin tetapi langsung bangun dan kejar mimpi itu. Jangan tidur lagi. Yakinlah karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini dan kunci utama menuju keberhasilan ada keyakinan. Yakin bisa, yakin berhasil!”

document.currentScript.parentNode.insertBefore(s, document.currentScript);