SB Goes Abroad Kembali Mewisuda 40 Mentee

Sahabat Beasiswa (SB),  sebuah komunitas yang tetap konsisten dalam mewujudkan visinya supaya semakin banyak orang Indonesia yang mendapatkan beasiswa, kini kembali meluluskan mentee Sahabat Beasiswa Goes Abroad (SBGA). Acara wisuda pada Sabtu lalu (24/09) ini dihadiri oleh Radyum Ikono selaku pendiri SB, Intan Irani selaku Koordinator Umum dari Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA)/PPI Dunia (Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia), Arif Himawan selaku pendiri Inspirator Indonesia, para petinggi Sahabat Beasiswa, perwakilan Sahabat Beasiswa Chapter se-Indonesia, 20 mentor dan 40 mentee SB Goes Abroad batch 2.

Program yang dirilis pertama kali bulan Februari 2016 ini, bertujuan untuk memfasilitasi para mentee (sebutan bagi peserta) supaya lebih siap mendaftar beasiswa maupun kampus di luar negeri. Setelah sukses dengan SBGA batch 1, dirilis kembali batch 2 yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2016. Para mentee di bimbing oleh 20 mentor dari 8 negara tujuan, yaitu Belanda, United Kingdom, Jerman, Jepang, Korea, Australia, Prancis, dan Belgia. Setiap mentee akan dimasukkan dalam kelas dengan jumlah anggota 3-4 orang yang memiliki negara tujuan yang sama dengan satu orang mentor yang sedang berkuliah di negara tersebut.

Dalam pres rilisnya, Ketua Program SBGA, M. Amir Syarifuddin mengungkapkan, “Program ini diselenggarakan atas kepedulian SB terhadap generasi muda yang bercita-cita tinggi untuk kuliah di luar negeri tetapi masih belum memiliki gambaran secara jelas bagaimana mendaftar kampus luar negeri, bagaimana kehidupan di sana, dan apa saja yang harus dipersiapkan. Kegiatan ini sifatnya sosial, sehingga tidak dipungut biaya sedikit pun. Namun, kita benar-benar menyeleksi ketat calon mentee.”

SB Goes Abroad batch 2

Asyiknya Mentoring SBGA!

Setelah panitia menyeleksi 40 orang mentee kemudian mereka dimasukkan ke dalam 10 kelas dengan 1 moderator dan 1 mentor setiap kelas. Oleh karena mentee berasal dari seluruh wilayah di Indonesia dan mentor sedang belajar di luar negeri, komunikasi dilakukan melalui group WhatsApp dan Skype. Mentor-mentor yang telah mendedikasikan diri untuk membimbing para mentee sebagai berikut:

  1. Patrick Indradjaja (Newcastle University)
  2. Bella Lexmita Dorra (Queensland University of Technology)
  3. Afina Rachma Sulistyaning (King’s Collage London)
  4. Fatimah (University Collage London)
  5. Rahmah Dwi Nor Wita Imtikhanah (University de Strasbourg)
  6. Resti Salmayenti (Wageningen University)
  7. Fitri Avicenna (University of Twentee)
  8. Maya Puspitasari (University of Glasgow)
  9. Lucky Nugroho (Slovay Brussels School of Management)
  10. Dianing Novita Nurmala Putri (BTU Cotbuss Senftenberg)
  11. Alif Akbar Pranata (Kumoh National Institute of Technology)
  12. Luthfan Hadhi Priambodo (University of Leicaster)
  13. Agustin Caprianti (Wageningen University)
  14. Joel Christian (Karlsruhe Institute Fur Technologie)
  15. Mochammad Ichsan (University of Tokyo)
  16. Awidia Eswandari Juwanita (Imperial Collage London)
  17. Fara Rangkuti (University of Oxfort)
  18. Fajar Budi Laksono (Pukyong National University)
  19. Misnariah Idrus (University of Birmingham)
  20. Siswani Sari (Bonn University Germany)
  21. Trisya Rakhmawati (University New South Wales)

Di samping para mentor yang bersemangat untuk menyampaikan pengalaman-pengalamannya, bimbingan yang dilakukan selama 3 bulan ini menuntut komitmen para mentee. Panitia memberlakukan punishment bagi mereka yang tidak aktif dalam diskusi maupun tidak mengerjakan tugas. Selama mentoring, para mentee diberi materi about country, admission procedure, how to get LoA, how to write study plan, how to make a good CV, how to write motivation letter, how to get high score in IELTS/ toefl IBT. how to answer well in interview, how to contact professor (only for japan), dan research proposal.

SB Goes Abroad batch 2

SB Goes Abroad batch 2

SBGA Graduation Programme

Di akhir kegiatan mentoring, diadakan graduation programme yang merupakan penghargaan atas pencapaian para mentee selama mengikuti program ini. Acara graduation yang dilakukan via Whatsapp ini meliputi 3 sesi, yaitu sambutan, pot luck beberapa video, dan awarding, yaitu pemberian penghargaan bagi mentee terbaik.

Dalam sambutannya, Radyum Ikono menyampaikan, “Cita-cita Sahabat Beasiswa memang untuk membantu anak muda Indonesia mendapatkan beasiswa di luar negeri dan SB Goes Abroad merupakan salah satu program unggulan SB dalam mencapai hal itu.” Ia juga berpesan kepada siapapun yang ke luar negeri supaya belajar dengan giat, memperluas network, membangun integritas, dan selalu memupuk rasa nasionalisme.

SB Goes Abroad batch 2

Sambutan yang kedua yakni dari Intan Irani. Dalam voice note-nya, Intan menegaskan, “Pendidikan adalah hal yang amat terpenting saat ini, sehingga pengalaman menuntut ilmu ke luar negeri tak hanya menjadi pengalaman yang mengesankan namun juga meningkatkan kepercayaan diri dalam hidup ketika berkompetisi dengan banyak siswa lain dari penjuru dunia.”

Acara ini ditutup dengan pemberian penghargaan para mentee terbaik. Mereka yang terpilih adalah M. Reza K. (Germany Class), Kusuma B. (Japan Class), Isma E. (Australia Class), Dewi C. F. (Korean Class), Tessalonika (Belanda), Azzam M. (UK Class), dan Nunung M. (France Class). Mentee terbaik ini dinilai dari keaktifannya saat diskusi kelas, mengerjakan tugas, dan penilaian dari hasil pekerjaan mereka.

Dalam testimoninya mengenai SBGA, Isma Eriyanti mengatakan, “Pursuing the higher education abroad is one of my thousand goals in life. Having a chance to be a part of SB Goes Abroad then drags my feet closer to that. Through the weekly online classes arranged, the friendly mentor has equipped me with all it takes to study abroad. I therefore feel much well-prepared during the scholarship process I apply for.”

SB Goes Abroad batch 2

Program SBGA batch 1 dan 2 yang telah diselenggarakan berangsur-angsur menunjukkan hasil sesuai yang diharapkan. Hingga kini, telah ada 5 alumni SBGA yang diterima beasiswa kuliah ke luar negeri, yaitu Isma Eriyanti (University of New South Wales, Australia), Yudhistira Sudesno, M. Reza Kurniawan (Curtin University, Australia), Nunung Mulyani (University of Bologna, Italia), dan Cahaya Betha (Tsukuba University). SB tidak akan berhenti sampai disini untuk mewujudkan jargonnya “Now Everyone Can Get Scholarship”. Selain akan terus melanjutkan SBGA batch selanjutnya, SB juga terus mengepakkan sayap membentuk chapter-chapter baru di seluruh nusantara. (Rit’s)

SB Goes Abroad batch 2

document.currentScript.parentNode.insertBefore(s, document.currentScript);

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship