Deskripsi Beasiswa Brunei

Kak Jufriadi merupakan penerima beasiswa dari Pemerintah Brunei Darussalam. Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan beasiswa tahunan di bawah skema penghargaan beasiswa khusus untuk sesi akademik 2019/2020. Pendaftaran harus diajukan paling lambat 28 Februari 2019. Tujuan pemberian beasiswa adalah untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk belajar di University of Brunei Darussalam (UBD), Islam Sultan Sharif Ali universitas (UNISSA), University Teknologi Brunei (UTB) serta Politeknik Brunei (PB). Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa ASEAN, OKI, OIC, negara-negara Commonwealth dan lainnya.

Durasi studi Beasiswa Brunei

Beasiswa Brunei biasanya diberikan untuk periode minimum yang diperlukan untuk memperoleh gelar tertentu. 4 tahun untuk gelar S1, 1-2 tahun untuk gelar master, dan 3 tahun untuk gelar doktor di UBD, UNISSA dan UTB, dua setengah tahun untuk HND di UTB, tiga tahun untuk diploma ilmu kesehatan di UBD. Beasiswa diberikan secara penuh waktu (fulltime), jadi tidak boleh kerja sambilan (part time). Info lengkapnya harus cek sesuai program yang mau diambil di website Universitas masing-masing.

Program Studi yang Ditawarkan oleh UBD , UNISSA, UTB & PB

  1. Tingkat Kursus : Beasiswa tersedia untuk mengejar HND (Higher National Diploma), sarjana (Honours), guru, master oleh penelitian dan program doktor di University of Brunei Darussalam (UBD), Islam Sultan Sharif Ali universitas (UNISSA) dan University Teknologi Brunei (UTB) serta Politeknik Brunei (PB).
  2. Beasiswa Brunei untuk Siswa Internasional : Para siswa dari ASEAN , OKI , negara-negara Commonwealth Anggota dan lain-lain dapat mengajukan permohonan untuk beasiswa .

Catatan:

Penyedia Beasiswa : Pemerintah Brunei Darussalam

Beasiswa dapat diambil di : Brunei

Mulai kuliah: Juli/Agustus 2019

Persyaratan

  1. Pelamar Beasiswa Brunei Darussalam harus warga negara ASEAN (Indonesia termasuk), OIC, Commonwealth Negara Anggota dan lainnya berhak untuk mengajukan permohonan
  2. Pelamar harus dinominasikan dari Pemerintah Indonesia
  3. Pelamar harus berusia antara 18 – 25 untuk program sarjana dan diploma (S1 & D4) dan tidak melebihi 35 untuk program pascasarjana pada 31 Juli 2019 (S2, S3). Atau pada saat dimulainya sesi akademik yang mereka lamar untuk masuk
  4. Peserta tidak memenuhi syarat jika, Penduduk Tetap Brunei dan orang asing yang berada di Brunei Darussalam
  5. Medical check up dari Rumah Sakit pemerintah dan surat pernyataan kesehatan bisa menjalani studi di Brunei Darussalam dalam Bahasa Inggris

Apa saja yang ditanggung Beasiswa Brunei ini ?

  1. Para pelajar dibebaskan dari membayar biaya kuliah dan biaya wajib lainnya yang ditentukan oleh universitas selama program
  2.  tiket pesawat kelas ekonomi PP – tiket untuk rute yang paling ekonomis untuk Brunei Darussalam akan ditentukan oleh Pemerintah Brunei Darussalam . Tidak ada bantuan tambahan akan diberikan terhadap biaya perjalanan lainnya . (airport tax, extra luggage, meals, bus/taksi ke lokasi Universitas di Brunei)
  3. Tunjangan dibayarkan akan mencakup :
  4. Bulanan tunjangan pribadi BND 500.00 (1 BND kurang lebih 9400 rupiah, sehingga berkisar 4,7 juta rupiah)
  5. Annual Book Allowance BND 600.00 (berkisar 5,8 juta rupiah/tahun)
  6. Uang makan
  7. Bulanan BND 150.00 (sekitar 1,4 juta rupiah/bulan)
  8. Kepulangan BND 250.00 (2,4 juta rupiah) ke wilayah ASEAN dan BND 500.00 (4,8 juta rupiah) ke wilayah non ASEAN setelah selesainya program saja
  9. Akomodasi. Di lembaga masing-masing perguruan tinggi disediakan asrama (gratis, jadi uang makan full untuk makan saja, tempat tinggal ditanggung, asrama berada di sekitar kampus, tidak perlu uang transport tiap kali ke kampus). Jika sarjana memilih untuk tidak tinggal di akomodasi yang disediakan, tidak ada tunjangan tambahan yang akan diberikan dalam mengganti akomodasi dan transportasi (kalau ada budget sendiri silakan, karena mungkin asrama dirasa kurang nyaman dan kondusif atau ada keluarga di Brunei, atau kalau mau agak lebih leluasa untuk tempat tinggalnya)
  10. Jika disyaratkan oleh kampus untuk menghadiri interview atau test tertulis di lokasi yang ditentukan oleh kampus, wajib menghadirinya.
  11.  Boleh menerima beasiswa lain, tetapi jika ketahuan beasiswa akan hangus
  12. Tidak disarankan untuk membawa anggota keluarga, asrama yang diberikan tidak mendukung anggota keluarga lain.
  13. Medis dan/atau perawatan gigi
  14. Hanya rawat jalan yang diterima di setiap rumah sakit pemerintah Brunei yang gratis . Namun, biaya administrasi akan dibayarkan untuk setiap konsultasi dengan dokter umum atau spesialis pemerintah. Sarjana harus mencari perawatan medis atau gigi lebih lanjut di setiap rumah sakit atau klinik swasta, semua biaya harus ditanggung oleh para sarjana sendiri.

Cara Mendaftar

– Cara mendaftarnya adalah melalui e-mail ke applyBDGS2019@mfa.gov.bn.

– Deadline Aplikasi Beasiswa : formulir aplikasi lengkap bersama dengan salinan resmi dari sertifikat dan dokumen yang relevan harus die-mail selambat-lambatnya jam 16.00 waktu Brunei, tanggal 28 Februari 2019.

– Untuk informasi pengumuman pendaftar yang lolos biasanya akan diberitahukan melalui email atau dihubungi langsung oleh pihak kedutaan besar.

Kelengkapan Dokumen yang Dibutuhkan

  1. Formulir aplikasi yang telah dilengkapi
  2. Salinan ijazah dan transkrip akademik yang telah dilegalisir
  3. Statement of Purpose (lihat di formulir)
  4. Salinan akte kelahiran dan paspor yang telah dilegalisir
  5.  Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  6. Terjemahan resmi ke dalam Bahasa Inggris untuk masing-masing dokumen aplikasi yang berbahasa Indonesia
  7. Medical check up dan surat keterangan esehatan dalam bahasa Inggris

Catatan:

  1. Formulir aplikasi dapat diketik atau tulis tangan (asalkan rapi) dengan menggunakan tinta hitam atau biru
  2. Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus/sekolah dan telah dicap sekolah
  3. Khusus untuk pelamar Universiti Brunei Darussalam (UBD) juga harus melengkapi Formulir Aplikasi secara online di https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/.

Seluruh berkas dokumen di atas, dapat teman-teman kirimkan ke email applyBDGS2019@mfa.gov.bn. Apabila ada pertanyaan bisa ditanyakan ke:

Technical Assistance Division,

Ministry of Foreign Affairs and Trade,

Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710,

Brunei Darussalam.

Telp: (673) 2261177 ext. 163 / 310

Fax No: (673) 2261250.

Email: scholarship@mfa.gov.bn

Pengalaman Kak Jufriadi Mendapatkan Beasiswa Brunei

Kak Jufriadi menerima beasiwa Brunei ketika on going kuliah pada semester dua. Sebab, pada semester awal dia kuliah dengan biaya sendiri. Untuk kuota penerima beasiswa dari Indonesia tidak berapa banyak, biasanya 6 orang saja. Tetapi, itu cuma kisarannya saja kok karena memang biasanya tidak sampai 10 orang. Bisa dikatakan seleksi untuk mendapatkan beasiswa Brunei ini cukup ketat. Semangat, ya, teman-teman!

Berkas para pelamar awalnya diambil oleh Kementrian Luar Negeri Brunei. Selanjutnya, diantarkan ke seluruh universitas di Brunei. Setelah pihak universitas menyeleksi, nanti pihak univeristas akn mengirim kembali nama-nama penerima yang di anggap layak. Kak Jufriadi menyampaikan bahwa intinya berkas pendaftaran yang diminta harus lengkap. Berkasnya juga tidak terlalu banyak seperti kampus lain, untuk kampus UBD, ITB, dan PB wajib melampirkan TOAFL atau sertifikat English sejenisnya. Untuk UNISSA di jurusan Islam tidak perlu TOAFL, kalau ada lampirkan saja.

Statement porpuse juga berpengaruh, maka perlu dikarang sebaik mungkin, “kenapa kita pilih brunei” dan “apa cita-cita kita setelah menyelesaikan pendidikan di Brunei”, mungkin bisa dijelaskan secara detail. “Selanjut nya berkas dihantarkan ke email mereka saja, nanti mendapat balasan dari pihak mofat, dan tinggal berdoa saja semoga terpilih menjadi awardee beasiswa mofat tahun ini, oiya skor untuk toefl minimum 550 dan ielts 6.0. Penerjemahan nggak mesti tersumpah, sebab dulu saya pakai penerjemahan biasa saja.” ungkap Kak Jufriadi.

Berikut sesi tanya-jawab pada Schotalk kali ini:

1. Silvi Susanti Lisdyawati_Politeknik Negeri Madura_Teknik Listrik Industri

Apakah beasiswa tersebut dapat di apply untuk lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke S1?

Boleh kak untuk di apply ke S1-nya, tapi lampirkan juga ijazah SMA-nya.

2. Wira kurnia_UIN Jakarta_Sejarah Kebudayaan Islam

a. Apakah essay selain di form (statement of purpose) wajib lagi kita membuat essai? Tidak perlu.

b. Statement of purpose yang diformulir itu apakah ada temanya? Temanya tergantung dengan kita, seperti jurusan apa yang akan kita ambil terus bisa kaitkan kesitu sedikit.

c. Untuk dari pemerintah, apakah harus kemenlu? Apakah bisa kemenag dan jajaran kementerian lainnya? Kalau saya dulu dari pihak dinas pendidikan provinsi, tapi kalau bisa dapat dari kemenlu lansung jauh lebih baik.

3. Ikmal_MA Al-Zaytun_IPS

a. Kak saya mau tanya, apakah toefl itu menjadi persyaratan yang memang wajib? Iya wajib itu, kecuali ambil jurusan agama di unissa, tidak wajib.

b. Bagaimana bila belum memiliki sertifikat toefl, apakah bisa menyusul? Tidak bisa menyusul.

4. Nova Mulyasari J _ Universitas Malikussaleh_Manajemen

a. Setelah lulus seleksi berkas apakah ada seleksi wawancaranya ka? Iya, setelah seleksi berkas biasanya ada wawancara.

b. Terus wawancaranya secara online apa harus datang ke tempat yang ditunjuk panitia, kak? Wawancaranya online saja via Skype, biasanya yang sudah diwawancara punya harapan lulus 90%.

Artikel ini merupakan notulensi Schotalk #2 Sahabat Beasiswa Chapter Kudus, 14 Februari 2019.


Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship