Materi Kuliah Online 20 Juni: TOGETHER EVERYONE ACHIEVE MORE!

Halo sobat SB! Kali ini kami akan menyampaikan tentang materi pada Kulon 20 Juni 2015 kemarin yang disampaikan oleh Kak Oktadiansyah. Beliau adalah Manager FOO dan Ground Operation Training Management Garuda Indonesia. Beliau menyampaikan materi seputar team work. Langsung aja yuk disimak materinya!

Konsep dari team work adalah bekerja bersama dengan tanggung jawab oleh bagian masing-masing. Konsep teamwork ini dapat disebut sebagai T.E.A.M (Together Everyone Achieve More). Team work sangat berkaitan dengan sistem dan tujuan yang dibuat. Sistem ini sendiri dibuat berdasarkan pada visi (big goal) dan misi (the way) yang menjabarkan prosedur dan panduan operasional dari awal sampai akhir yang mencakup tugas dan peranan masing-masing. Semua memiliki tugas dan peranannya masing-masing.

40% keberhasilan team work bergantung pada sistem yang digunakan, sedangkan 60% sisanya adalah faktor internal (komitmen anggota) dan faktor eksternal (komunikasi dan kepercayaan). Dari sekian banyak kendala team work, kedua faktor tersebutlah yang paling signifikan. Oleh karena itu, kita sering kali menemui perjanjian tertulis mengenai komitmen. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak merusak sistem yang ada. Komunikasi juga sering menjadi kendala utama dalam team work. Kegagalan dan kesalahan berkomunikasi di dalam sebuah organisasi menjadi mimpi buruk bagi anggotanya. Komunikasi sering dianggap hal yang sepele, namun jika gagal maka akan berdampak besar.

Team work sering disalahartikan sebagai bekerja secara bersama-sama, sehingga ketika bekerja secara “keroyokan” (bahkan terkadang tugas hanya dikerjakan oleh satu orang anggota saja) tersebut ada anggota yang tidak mendapat bagian kerja. Hal ini terjadi ketika belum dibentuknya sistem untuk bekerja. Team work pada dasarnya adalah kerja sama tim tetapi bukan berarti harus kerja bersama-sama.

 

FAQ:

Bagaimana caranya menghidupkan kembali divisi yang sudah mati suri dan juga komitmen anggota yang sudah menurun?

Jawab: Leader atau pemimpin harus bisa menemukan penyebab dari permasalahan. Bisa jadi komunikasi antara atasan dan bawahan ini hanya berbentuk task oriented. Leader harus memiliki kedekatan secara personal dengan setiap anggotanya.

 

Tolak ukur team work yang baik itu seperti apa?

Jawab: Tolak ukurnya adalah sistem yang berjalan baik. Tujuan yang terarah dan terukur serta komitmen anggota untuk bekerja mencapai tujuan tersebut.

Bagaimana cara melihat seseorang memiliki kemampuan team work atau tidak?

Jawab: Ketika recruitment biasanya ada tes FGD ataupun tes kelompok. Orang yang tidak bisa team work dapat dilihat dari komitmen dia dalam melakukan tugasnya.

 

Dalam team work, untuk mewujudkan visi dan misi perlu adanya Analisa SWOT dan Manajemen Konflik (win-lose, win-win, lose-win, lose-lose).

Jawab: Jika dalam organisasi yang suistainable, untuk merubah visi dan misi butuh kesepakatan musyawarah tertinggi. Tetapi untuk organisasi baru dalam menentukan visi dan misi, analisia SWOT tersebut didasarkan pada win-win yang menguntungkan struktur organisasi dan anggotanya.

 

Jadi Sobat SB, kesimpulannya adalah elemen utama team work itu tujuan dan sistem. Team work adalah kerja sama sesuai komitmen job desk, bukan harus bekerja secara keroyokan. Komitmen dan aturan sebaiknya dalam bentuk tertulis karena akan lebih mudah dalam mempertanyakan tanggung jawabnya.

Oke sekian materi Kulon 20 Juni kemarin. Bagaimanapun juga, team work merupakan hal yang sangat penting. Seperti yang dikatakan oleh Pele, “No individual can win a game by himself”.

Ditulis oleh: Rina Siti Rahayuif (document.currentScript) {