Berita Chapter

KOPDAR #4 “How to write your CV correctly” with Mr. Warsono El Kiyat

cv-1024x532

cv-1024x532
Sahabat Beasiswa Chapter Bogor kembali mengadakan Kopdar keempat bekerja sama dengan Alumni PPI Dunia, PPI Dunia, dan PPI Poland pada hari Minggu (20/11) lalu di Kota Hujan, Bogor. Acara produktif ini dihadiri oleh pengurus dan member SB Chapter Bogor serta temen-temen Scholarship Hunters Kota Bogor.

Pada kopdar kali ini, topik yang dibahas adalah “How to write your CV correctly”  yang disampaikan oleh Kak Warsono El Kiyat, penerima program exchange di Warsaw University, Polandia dan penerima program tesis di Hokkaido University, Jepang.

Mahasiswa Pascasarjana IPB ini memulai presentasinya dengan menceritakan pentingnya CV dalam proses mendaftar ke universitas di luar negeri dan seleksi beasiswa dan beberapa pengalamannya berkeliling eropa.
Secara umum, ada beberapa faktor keberhasilan dalam seleksi beasiswa, yakni (1) faktor yang predictable seperti IPK dan (2) faktor yang unpredictable seperti motivation letter, recommendation letter, dan CV (curriculum vitae).

CV ini memegang peranan penting dalam hal ini, karena CV merupakan gambaran atau resume diri kita masing-masing, khususnya dari segi akademis. Dalam pembuatan CV, sebaiknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Kenali informasi umum, atau tujuan pembuatan CV, apakah untuk melamar beasiswa S2/S3, exchange program, atau kegiatan internasional lainnya. Siapkan kerangka CV. Hal ini mempermudah kita dalam pembuatan CV, agar tetap dalam koridor atau overview yang diinginkan.
  • Kerangka atau format CV dapat diperoleh dari penyelenggara beasiswa atau mencontoh dari beberapa format CV yang sudah terkenal, seperti Europass. Keunggulan format CV dari Europass ini adalah sangat fleksibel dalam merubah konten yang diinginkan namun tetap berisi data yang lengkap, merupakan kiblat atau pusat dari beasiswa-beasiswa internasional, khususnya Erasmus, DAAD, dll.
  • Cantumkan pengalaman menulis atau publikasi ilmiah, pengalaman organisasi, bekerja, atau pengalaman social activity. Cantumkan personal skill yang dimiliki, seperti kemampuan bahasa, keahlian spesifik
  • Cantumkan juga penghargaan atau award yang pernah diraih. Lampirkan poin references yang merupakan tokoh-tokoh yang merekomendasikan diri kita dalam proses seleksi beasiswa atau mendaftar ke universitas.
  • Sebaiknya tokoh-tokoh pemberi rekomendasi ini adalah dosen pembimbing (dengan minimal gelar Doctor) di universitas asal atau atasan kerja yang telah mengetahui kemampuan diri kita. Poin references ini memegang peranan penting, karena menjadi suatu pertimbangan dalam penilaian CV.

Namun, terdapat hal-hal yang perlu dihindari dalam pembuatan CV agar tidak berisi informasi yang berlebihan dan tetap dalam koridor format secara umum, antara lain:

  1. Desain terlalu ramai. Perlu diingat bahwa reviewer beasiswa memfokuskan pada isi CV, bukan tampilan CV dengan berbagai corak dan warna.
  2. Pencantuman informasi yang tidak sesua dengan beasiswa yang akan dituju, seperti zodiak, hobi, dll. Namun, bila ingin melamar beasiswa atau jurusan yang sesuai dengan hobi, maka poin hobi tersebut bisa dicantumkan.
  3. Tidak mengikuti format CV yang disediakan dari penyelenggara beasiswa. Ada beberapa penyelenggara beasiswa yang mewajibkan para applicants / pelamar untuk mengikuti format CV yang telah diminta, namun beberapa beasiswa yang lain tidak mewajibkan.
  4. Pemilihan font yang tidak sesuai. Sebaiknya jenis font yang digunakan dalam pembuatan CV adalah Arial dan Calibri.
  5. Tidak mencantumkan jenis kelamin. Hal ini dapat dibilang poin cukup penting, karena beberapa beasiswa mempertimbangkan jumlah kuota tersendiri untuk jenis kelamin laki-laki dan perempuan.
  6. Jumlah halaman CV maksimal 2 lembar. Data yang dicantumkan dalam CV sebaiknya lenkap, ringkas, dan tidak berlebihan. Pun para reviewer beasiswa juga tidak memilki waktu yang banyak untuk membaca CV yang jumlahnya berlembar-lembar.
  7. Informasi sesuai dengan realita. Data dalam CV tidak boleh karangan atau dibuat-buat dan cantumkan dengan benar. Biasanya dalam proses seleksi wawancara, para reviewer beasiswa akan mengetahui bila ada data CV yang palsu atau dibuat-buat.
  8. Grammar atau spelling yang salah. Sebelum menyerahkan CV, sebaiknya kita meminta pertolongan kepada teman atau orang yang dapat mengoreksi CV kita, bilamana ada grammar atau spelling yang salah.

Agar CV terlihat cantik dan menarik, kita perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain:

  1. Kemampuan bahasa, baik TOEFL maupun Conversation. Mulai dari saat ini, perbaiki kemampuan bahasa kita, terutama bahasa Inggris.
  2. IPK. Khusus teman-teman yang masih berstatus, masih ada kesempatan bagi kalian untuk tingkatkan IPK kalian. Prestasi akademik lainnya. Aktif dalam kegiatan ilmiah juga penting. Ikut Program Kreativitas Mahasiswa, Karya Tulis Ilmiah, Exchange Program, dan yang lainnya.
  3. Pengalaman organisasi. Aktif dalam organisasi akan melatih jiwa kepemimpinan, cara membagi waktu dan banyak hal yang tidak dipelajari di bangku kuliah.
  4. Social Activity / Volunteer. Ikut serta dan aktif dalam program-program social activity juga menjadi volunteer akan memperkaya kita dalam wawasan juga cara berpikir.

Diakhir acara Kak Ano membagikan beberapa brosur universitas di Poland dari PPI Poland, lalu dilanjutkan dengan foto bersama dan diskusi ringan.

Sumber : http://sbchapterbogor.blogspot.co.id/2016/11/kopdar-4-to-write-your-cv-correctly.html

About the author

Admin

teacher, blogger, entrepreneurship