Ektensi D3 ke S1 di Luar Negeri dengan Beasiswa bisa gak sih?

 

Yuk simak kisah Lavenia berikut:

Hai Aku Lavenia mahasiswa teknik di Zhengzhou University China, Mahasiswa Diploma 3 asal Indonesia yang ingin melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa dan ini kisahku 🙂

Jadi awalnya sebelum lulus aku sudah mencoba mencari informasi tentang kuliah D3 ke S1 di luar negeri seperti syarat-syarat beasiswa pada umumya, aku mempersiapkan semuanya jauh-jauh sebelum aku lulus. Cara pertama yang aku lakukan waktu itu penuh drama buat cari kuliahnya, hampir semua pameran pendidikan di kota tempat aku belajar aku datengin, disitulah aku tanya-tanya ke representative nya, sambil bawa transcript, aku tanya tentang sistem transfer credits.

Cara kedua yang aku lakukan waktu itu aku surfing website universitasnya terus email pihak international admissionnya, tanya juga tentang transfer credits ini dan attach juga transcript di email tersebut.

Cara ketiga aku menghubungi pihak agency pendidikan, masih tetap tanya tentang transfer credits juga, mereka pasti akan bantu dengan menyesuaikan universitas yg sudah ada kerjasama dengan mereka.

In results, aku dapet dua universitas di Belanda dan Malaysia waktu itu. Bahkan aku sudah bertemu juga sama orang belanda dari school of international education di dua universitas tadi yang bagian menerima admission students waktu itu (dibantu banyak sama representative), mereka sempat datang dan ngobrol-ngobrol sama ketua departement jurusanku di kampus untuk mengadakan cooperation dan bantu aku buat transfer kuliah ke kampus mereka.

Perlu digaris bawahi ya untuk masalah beasiswa, kasus D3 ke S1 memang agak susah untuk dapat yang full funded. Lanjut lagi, karena permasalahan biaya dimana mereka (di tiga universitas tadi) menawarkan beasiswa yang menurutku masih belum bisa tercover, aku memilih mundur dari 3 pilihan universitas tadi.

Fyi, aku sempet hubungi senior yang kuliah di salah satu universitas di belanda waktu itu, ada 1 orang dari universitas D3 lanjut juga ekstensi S1 di sana, kakak tersebut mendapat beasiswa full dengan tuition feesnya dapat dari beasiswa yg di nufficnesso, aku lupa kalau gak salah STTHS. Lalu biaya hidupnya tercover sama beasiswa dikti waktu itu (karna udh lama banget dan LPDP belum ada). Dan waktu itu beasiswa tsb sudah tidak dibuka lagi ditahun waktu aku scroll-scroll cari info jadi hopeless lah aku (huft)

 Fortunately, ada info di kampus yang masih baru-baru mengadakan cooperation buat ekstensi ke china. Alhamdulillah setelah mengurus dokumen, proses seleksi dll, akhirnya bisa kuliah disini dan sudah 2 tahun kuliahnya (Tapi untuk transfer credits yang aku cari sendiri dengan email pihak universitas itu bisa sekitar 2,5-3 tahun, ini tergantung syllabus dan learning outcomes dr univ masing2).

Beasiswa yg aku dapat disini juga partial dari pemerintah provinsi henan (cover half tuition fees&free dormnitory)

tetapi nominalnya menurutku hampir sama dengan jumlah yang aku keluarkan kalau aku lanjut ekstensi di universitas dalam negeri.

Begitu kawan ceritaku 🙂 terus semangat ya dan jangan menyerah.

Orang yang sukses dan yang tidak tak memiliki banyak perbedaan dalam kemampuannya. Yang membedakan cuma keinginan untuk meraih potensi diri mereka. –John Maxwell

temui lavenia di Instagram: @lavenialdp

Sahabat Beasiswa
Now Everyone Can Get Scholarship

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship