Kamu mau melanjutkan studi S1 atau S2 tapi terhambat biaya? Tenang, jangan khawatir, sobat SB! Saat ini, banyak instansi kementerian, yayasan pendidikan, perusahaan hingga universitas penyelenggara pendidikan menawarkan beragam bentuk beasiswa.

Lihat apakah ada beasiswa di tempat kuliah

Misalnya nih, kamu mau melanjutkan kuliah di Jepang. Maka kamu harus tau terlebih dulu apakah lembaga penyelenggara pendidikan itu memberikan beasiswa atau tidak? Kalau ada, kamu bisa mencari lebih dalam apa saja bentuk beasiswanya. Nah, bentuk beasiswa yang diberikan bisa berupa biaya kuliah saja dan atau seluruh kebutuhan, termasuk transportasi dan akomodasi.

Kalau lembaga penyelenggara pendidikan tidak memberikan beasiswa, gimana dong?

Ada banyak jalan menuju Roma, Sobat SB! Instansi Kementerian seperti LPDP, Kedutaan seperti Monbukagakusho/MEXT, bisa kamu gunakan untuk melamar beasiswa ke Jepang 🙂 Jadi, sebelum kamu melanjutkan studi ke dalam maupun luar negeri, kamu wajib tau jenis beasiswa yang mereka tawarkan. Check this one out!

  1. Full Ride Scholarship

Full ride scholarship adalah dana beasiswa yang diberikan selama masa kuliah di universitas, meliputi biaya pendidikan, biaya tempat tinggal, biaya penelitian, buku kuliah dan perlengkapan alat tulis. Pada dasarnya, full ride mencakup lebih dari sekedar biaya kuliah. Biasanya persaingan untuk mendapatkan full ride scholarship sangatlah ketat. Contohnya Flinn Foundation Scholarship, Erasmus+, dan Beasiswa LPDP.

 
  1. Full Tuition Scholarship

Full tuition scholarship berbeda dengan full ride scholarship. Sesuai namanya, full tuition scholarship lebih fokus pada biaya pendidikan, fasilitas laboratorium dan buku. Nah, setelah kamu tau kalau beasiswa ini tidak mencakup biaya kebutuhan hidupmu, kamu harus mencari tambahan biaya untuk menunjang kelancaran kuliahmu. The AU Emerging Global Leader (AU EGL) adalah salah satu program beasiswa di Amerika yang bisa kamu coba. Bagi kamu yang berminat ke Rusia ada juga Beasiswa Pemerintah Rusia yang bisa kamu coba untuk melanjutkan S1, S2, dan Spesialis.

 

  1. Partial Scholarship

Partial scholarship adalah jenis beasiswa yang hanya mencakup sebagian biaya perkuliahan. Lalu, sisanya menjadi tanggunganmu, sobat SB 🙂 Sebagai contoh, kamu ingin melanjutkan kuliah S1 di Perancis dan beasiswa yang ditawarkan kampusmu merupakan jenis partial. Biasanya rentang kuliah S1 adalah 4 tahun. Dengan beasiswa partial, 2 tahun pertama kuliahmu akan didanai kampus dan 2 tahun selanjutnya kamu yang mendanai. Ada DAAD beasiswa dari Jerman dan Telecom Scholarship for Excellence dari Perancis yang membuka peluang partial scholarship loh

 

Ketiga jenis beasiswa ini memang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu harus cermat membaca tawaran-tawaran beasiswa yang diberikan agar bisa menyiapkan kebutuhan-kebutuhan selama kuliah. Bisa jadi, penerima beasiswa full ride scholarship mungkin kurang terpacu buat mencari pengalaman kerja selama studi karena seluruh kebutuhannya telah dicukupi oleh beasiswa. Sedangkan buat mereka yang mendapatkan dua jenis beasiswa lainnya bisa lebih termotivasi buat mendapatkan pengalaman kerja. Kalau kamu mau daftar beasiswa jenis apa?

 

Source:

www.daad.de

www.lpdp.kemenkeu.go.id

www.flinn.org

www.american.edu

www.studentloanhero.com

www.accreditedschoolsonline.org

https://eacea.ec.europa.eu/erasmus-plus/scholarships_en

https://ehef.id/post/inilah-berbagai-beasiswa-yang-akan-membawamu-kuliah-di-jerman

https://id.rbth.com/discover_russia/2017/01/06/panduan-lengkap-mendaftar-beasiswa-pemerintah-rusia_675403

 

Author: Admin

teacher, blogger, entrepreneurship